Pusamania Borneo FC
Kompetisi dihentikan PBFC Rugi Miliaran Rupiah
Sejumlah dana telah dikeluarkan untuk mempersiapkan tim turun di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia ini.
Penulis: Januar Alamijaya |
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA -Terhentinya roda kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2015 membuat seluruh klub mengalami kerugian yang tidak sedikit.
Sejumlah dana telah dikeluarkan untuk mempersiapkan tim turun di kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia ini.
Pusamania Borneo FC (PBFC), salah satunya, klub yang baru promosi di ISL ini sudah mempersiapkan tim sejak bulan Januari silam, sejumlah pemain berpengalaman didatangkan untuk mengarungi kompetisi selama semusim.
(Baca juga: Protes Liga dihentikan, besok Pusamania akan Usung Keranda Mayat )
Direktur Bisnis Promosi dan Marketing PBFC, Novi Umar, mengatakan PT Nahusam Pratama selaku badan hukum yang menaungi PBFC, setidaknya sudah mengeluarkan dana sekitar Rp 10 miliar untuk persiapan di ISL.
Dana itu sebagian besarrnya digunakan untuk membayar gaji pemain sejak pertama kali dikontrak dan menjalani latihan rutin serta operasional tim sehari-hari.
Ditambah lagi selama melakukan persiapan, Pesut Etam juga berapa kali menjalani Training Camp (TC) diluar kota yang tentu saja memerlukan biaya yang tak sedikit untuk transportasi maupun akomodasinya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/sport_pusamania-fler_20150504_223823.jpg)