Jelajah Sepeda Kompas

Peserta Gowes Singgah Icip-icip Nikmatnya Dodol Asli Kandangan

Usai icip-icip nasi pundut saat sarapan, giliran Selasa (5/5/2015) siang, peserta mengudap dodol Kandangan.

TRIBUN KALTIM/ANJAS PRATAMA
Seorang peserta wanita saat menyantap dodol asli Kandangan, Selasa (5/5/2015) di Jelajah Sepeda Rantau menuju Tanjung. 

TRIBUNKALTIM.CO, KANDANGAN - Kegiatan gowes Jelajah Sepeda Banjarmasin-Balikpapan gelaran Harian Kompas tak hanya mengaktifkan kaki dan tangan.

Tapi juga indera perasa alias lidah yang tak berhenti icip-icip di beberapa tempat persinggahan.

Usai icip-icip nasi pundut khas Tapin, saat sarapan, giliran Selasa (5/5/2015) siang, peserta mengudap dodol Kandangan, dodol yang terkenal sebagai oleh-oleh khas daerah Kandangan, Kalimantan Selatan.

Baca juga: Nikmatnya Nasi Pundut yang Disajikan Bupati Tapin
TRIBUN KALTIM/ANJAS PRATAMA
Nasi pundut khas Kabupaten Tapin, disuguhkan Bupati Tapin kepada Peserta Jelajah Sepeda Banjarmasin Balikpapan pada Selasa (5/5/2015).

Saat peserta gowes berada di daerah tersebut, mereka singgah di toko dodol Hj Noor Jannah, Jalan Simpang 3 Negara, Kandangan, Kalimantan Selatan. Mereka membeli dan langsung merasakan legitnya dodol asli Kalimantan itu.

Baca: Ban Selip, Dua Peserta Gowes Jatuh

 
TRIBUNKALTIM.CO/ANJAS PRATAMA
Putra, asal Bandung saat menerima perawatan tim medis. Dua orang terjatuh dalam etape kedua Rantau menuju Tanjung, Selasa (5/5/2015).

Di toko oleh-oleh tersebut, ada tiga jenis dodol yang dijual Erni yakni dodol asli, wajik, dan kasirat.

"Kalau dodol asli itu dibuat dari santan. Dodol wajik dari beras, dan dodol kasirat dari kelapa. Saya buat sendiri. Mengaduknya sekitar lima jam," ujarnya.

Harga dodol yang Erni tawarkan cukup murah. Dengan Rp 3.000, mereka bisa membawa sebuah dodol berukuran kartu remi.

Jelajah Sepeda Banjarmasin – Balikpapan digelar selama 7 hari, sejak Senin (4/5/2015) hingga Minggu (20/5/2015). Gowes menempuh jarak sekitar 567 kilometer. Para penjelajah diajak untuk mengenal lebih dekat kemegahan alam dan budaya kalimantan.

Jelajah ini, melengkapi perjalanan sepeda dari Sabang sampai Merauke, tahun 2015 ini, Kompas kembali menggelar Jelajah Sepeda Kalimantan.

Sebuah perjalanan dengan sepeda dari Banjarmasin menuju Balikpapan yang memadukan antara kampanye hidup sehat dan petualangan.

Jelajah ini dibagi atas enam etape. Etape Pertama (sejauh 118 km) dari Kota Banjarmasin – Rantau, Etape Kedua (119 km): Rantau – Tanjung, Etape Ketiga (113 km): Tanjung – Batu Kajang, Etape Keempat (53 km): Batu Kajang – Grogot, Etape Kelima (123 km): Grogot – Waru, dan Etape Keenam (35 km) : Waru – Balikpapan.

Sebelumnya, Harian Kompas telah menggelar acara Jelajah Sepeda mulai dari Jakarta – Palembang di tahun 2011, Bali – Komodo di tahun 2012, Sabang – Padang di tahun 2013, dan Manado – Makassar di tahun 2014.

Kompas pun telah menggelar event Jelajah Sepeda mulai dari Jakarta – Palembang di tahun 2011, Bali – Komodo di tahun 2012, Sabang – Padang di tahun 2013, dan Manado – Makassar di tahun 2014. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved