Profil

Gadis Dayak yang Cantik Ini Hobi Bikin Cenderamata

Jura Miaty, gadis cantik asal Samarinda ini punya kemampuan membuat pernik-pernik kerajinan khas suku Dayak.

TRIBUN KALTIM/BUDHI HARTONO
Jura Miaty 

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Jura Miaty, gadis cantik asal Samarinda ini punya kemampuan membuat pernik-pernik kerajinan khas suku Dayak.

Keahliannya membuat cenderamata suku Dayak, ia pelajari sejak berusia 12 tahun dari orangtuanya, yaitu Ncau Liang- dan Lengken Usat.

Jura mempelajari cara membuat baju Dayak, tas anyaman, gendongan bayi, gelang, topi, dan kalung.

"Mulai belajar bikin pernik-pernik kelas 6 SD. Bapak dan ibu yang ngajarin," kata Jura, yang bekerja di FIF Group Samarinda di Jalan MT Haryono, Kelurahan Air Putih, Kecamatan Samarinda Ulu, Rabu (6/5/2015).

Sayangnya, kerajinan khas suku Dayak yang diproduksi, kata dia, tidak mendapat bantuan modal dari pemerintah. "Modal sendiri, belum dapat bantuan dari pemerintah," ujar Jura.

Untuk membuat kerajinan, kata dia, keluarganya harus mengumpulkan bahan-bahan seperti manik-manik, payet, dan taring beruang.

Baca: Di Tangan Gadis Cantik Inilah Data Pemilih Pilkada Ditentukan

"Bahan beli di Pasar Pagi. Kalau untuk bahan taring beruang itu beli di Tana Hulu. Kami buat dulu, sampai banyak stok dulu, baru dijual," ujarnya.

Proses pembuatan pernik-pernik kerajinan khas Dayak itu, untuk satu item bisa dikerjakan sekitar tiga hari sampai satu minggu lamanya.

"Harga jual pernik-pernik kisaran Rp 150 ribu untuk topi sampai jutaan rupiah seperti gendongan bayi dan baju adat yang manik-manik antara Rp 1,5 juta sampai Rp 2 jutaan," ungkapnya. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved