Jelajah Sepeda Kompas

Tak Sempat Cicipi Nasi Paliat, Peserta Minta Diantarkan

Dalam kesempatan tersebut, bupati juga meminta maaf karena belum sempat menyajikan makanan khas Tabalong, Nasi Paliat.

TRIBUN KALTIM / ANJAS PRATAMA
Peserta Jelajah Sepeda Kompas saat meninggalkan Kabupaten Tabalong. Mereka dilepas oleh Bupati Anang Syakhfiani pada Rabu (6/5/2015) pagi. 

TRIBUNKALTIM.CO, TABALONG - Rabu (6/5/2015), tepatnya pukul 07.30 Wita, peserta Jelajah Sepeda Kompas meninggalkan Kabupaten Tabalong dari rumah kediaman Bupati Anang Syakhfiani.

Dalam kesempatan tersebut, bupati juga meminta maaf karena belum sempat menyajikan makanan khas Tabalong, Nasi Paliat.

"Sayang sekali peserta hanya satu hari berada di kabupaten kami. Jika berangkatnya siang nanti, kami akan sajikan nasi paliat, khas Tabalong," ucapnya. (Baca juga: Putra Menderita Patah Tulang Usai Terjatuh di Etape Kedua)

Beberapa peserta yang kecewa sempat melontarkan celetuk ringan setelah penyampaian sambutan Bupati itu. "Diantar saja Pak, biar kami sempat cicipi," ucap seorang peserta.

Anang juga akan mengantar peserta Jelajah Sepeda hingga Monumen Tugu Tanjung Puri yang berjarak 3 kilometer dari rumah kediamannya.

Rute hari ini, peserta akan melewati Tabalong menuju Batu Kajang dan menempuh jarak 112 km. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved