Kesehatan
Awas, Sering Makan Cepat Saji Sebabkan Bakteri Baik Dalam Tubuh Mati
Tetapi di dalam kandungan makanan cepat saji yang disajikan oleh restoran cepat saji terdapat berbagai macam penyakit.
Penulis: Jino Prayudi Kartono |
TRIBUNKALTIM.CO - Makanan Cepat Saji (fastfood) memang terlihat menggiurkan dan memikat mata.
Tetapi di dalam kandungan makanan cepat saji yang disajikan oleh restoran cepat saji terdapat berbagai macam penyakit.
Menurut para peneliti makanan tidak sehat dapat membunuh bakteri baik berfungsi sebagai pelindung dari penyakit seperti obesitas, kanker, diabetes, gangguan pencernaan dan autis, Selasa (12/5/2015).
Penelitian ini dipimpin oleh Tim Spector, Profesor epidemologi genetik Perguruan Tinggi King, London.
Dalam penelitiannya, dia mendaftarkan anak muridnya yang berumur 23 tahun.
Di laman telegraph.co.uk tidak dijelaskan secara rinci jumlah murid yang menjadi percobaan Spector.
Spector memerintahkan murid-muridnya memakan makanan cepat saji McDonalds seperti hamburger, keripik, cola, dan chicken nugget.
Sebelum memulai penelitian dia memberitahukan kepada muridnya bahwa bakteri di dalam usus mereka sekitar 3500 jenis.
Mayoritas jenis bakteri yang ada di usus adalah jenis firmicutes.
Bakteri yang ada di usus menyerap vitamin A dan K yang dibutuhkan untuk menyerap mineral penting masuk kedalam tubuh seperti zat kalsium dan besi.
Menurutnya, ketidakseimbangan jumlah bakteri di dalam usus menyebabkan gangguan penyakit di dalam tubuh menjadi besar.
"Jika dibiarkan terus menerus maka akan menimbulkan penyakit radang usus besar," ungkapnya.
Sementara itu penurunan kegiatan bakteri di dalam usus akan menimbulkan autisme.
Spector pun menyarankan untuk mencegah penyakit tersebut mengkonsumsi Bawang putih, kofi, daun bawang, dan daun seledri untuk menjaga kesehatan usus.
Makanan tersebut membuat berkembangnya populasi bakteri baik di dalam usus. Sebagai tambahan informasi, 2 dari 3 orang dewasa di Inggris Raya memiliki berat badan berlebih.
Juru bicara McDonalds yang tidak disebutkan namanya menjelaskan bahwa pihaknya sudah menerapkan makanan sehat untuk para konsumen.
"Kami telah membuat formula terbaru di bahan-bahan kami dengan mengurang kadar garam, lemak dan gula. Tidak lupa juga menghilangkan lemak trans dalam makanan kami," pungkasnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/ilustrasi-makanan-cepat-saji_20150512_162610.jpg)