Korban Kebakaran Sangkulirang Butuh Pakaian dan Bahan Pangan
Kebakaran yang melahap 40 rumah di Kecamatan Sangkulirang, Minggu (24/5/2015) dini hari, membuat sekitar 300 warga kehilangan tempat tinggal.
TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Kebakaran yang melahap 40 rumah di Kecamatan Sangkulirang, Minggu (24/5/2015) dini hari, membuat sekitar 300 warga kehilangan tempat tinggal.
Camat Sangkulirang Tajuddin mengatakan pihaknya tengah mendirikan dapur umum bagi para korban kebakaran. Selain penampungan darurat di dekat halaman Masjid Ar Rahmah.
“Plt Bupati Kutim, Pak Ardiansyah sudah mengirimkan terpal melalui BPBD Kutim. Sekarang informasinya masih dalam perjalanan. Kita sedang mendirikan dapur umum untuk tiga hari ke depan. Ada pula bantuan dari Dinas Sosial dan Baznas Kutim yang akan dikirim siang ini,” kata Tajuddin.
Baca: 40 Rumah di Sangkulirang Ludes Terbakar
Kebutuhan utama para korban kebakaran, menurut Tajuddin adalah bahan pangan dan pakaian. Seperti pakaian seragam sekolah buat anak-anak tingkat SD, SMP dan SMA. Karena sebagian besar warga keluar dari rumah tanpa membawa barang –barang berharga.
“Rumah yang terbakar seluruhnya, 40 rumah. Ditambah lima rumah yang terbakar separuh. Jadi ada 300 jiwa yang terikut imbas dari kebakaran tersebut. Tapi mereka yang menjadi korban langsung karena rumahnya ludes terbakar, ada 187 jiwa. Mereka merupakan penduduk dari dua RT, yakni RT 5 dan 6. Di antara para korban juga ada anak sekolah. Kita membutuhkan seragam sekolah sekitar 120 stel. Yaitu, 50 stel untuk pelajar SD, 40 stel untuk SMP dan 30 stel untuk pelajar SMU,” beber Tajuddin.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/kebakaran-sangkulirang2_20150524_160804.jpg)