Presiden Jokowi Menginspirasi PRT yang Jadi Wisudawati Terbaik

Kesuksesan Presiden Joko Widodo menjadi orang nomor satu di Indonesia ternyata menginspirasi Darwati (23), seorang pembantu rumah tangga (PRT).

Presiden Jokowi Menginspirasi PRT yang Jadi Wisudawati Terbaik
Dokumen Pribadi
LULUSAN TERBAIK - Darwati (kanan), foto bersama keluarganya di sela prosesi wisuda di Semarang, Jawa Tengah, Rabu (20/5/2015). Darwati yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga itu berhasil menyabet lulusan terbaik. 

TRIBUNKALTIM.CO, SEMARANG - Kesuksesan Presiden Joko Widodo menjadi orang nomor satu di Indonesia ternyata menginspirasi Darwati (23), seorang pembantu rumah tangga (PRT), untuk terus belajar di bangku akademik.

Darwati memang saat ini masih bekerja sebagai PRT di Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah. Namun, ia sukses mengakhiri proses belajarnya dalam program strata satu di Universitas Tujuh Belas Agustus Semarang.

Menurut Darwati, Presiden Jokowi dianggap sebagai sosok inspirator yang pantang menyerah. Meski berasal golongan rakyat biasa, Jokowi ternyata mampu menjadi pemimpin Indonesia. Semangat itu pun tertanam kuat dalam dirinya.

“Saya sangat terinspirasi dengan Pak Jokowi. Beliau pantang menyerah hingga cita-citanya menjadi presiden terkabulkan. Saya ingin sekali bisa bertemu dengan Bapak Presiden,” ujar Darwati, Selasa (26/5/2015).

Darwati sendiri sukses menjadi salah satu wisudawati terbaik di jurusan adminstrasi niaga. Indeks Prestasi Kumulatifnya mencapai 3,68, hingga dia meraih predikat cumlaude. Kesuksesan itu juga menghantarkannya mendapat tawaran beasiswa dari strata dua (S2) dari Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi, M Nasir.

Baca: Darwati, Pembantu yang Tak Malu Dihujat Jadi Lulusan Terbaik

Dara asli Kabupaten Blora itu ditawari untuk memilih salah satu program studi di Pasca Sarjana Universitas Diponegoro Semarang. Hanya saja, ia diminta untuk mendaftar secara normal layaknya calon mahasiswa biasa, namun ketika sudah masuk segala tanggungan pembiayaan akan dibiayai dengan beasiswa.

Tawaran tersebut, langsung ditanggapi Darwati. Tak ingin membuang kesempatan, ia menerima tawaran sang menteri, hingga akan berupaya mendaftarkan diri di program studi pilihannya tersebut. Di balik kesuksesannya itu, dia tetap ingin bisa mendapat pekerjaan yang layak hingga mengangkat derajat orangtua mereka.

“Saya pengin banget bisa angkat derajatnya orangtua. Bisa mencari pekerjaan yang lebih baik, sehingga bisa membantu keluarga,” tuturnya.

Untuk kuliah lanjutan ini, ia akan meminta izin dari orangtua dan majikannya untuk ikut mendaftar di program Pascasarjana Undip Semarang. Namun, sembari menunggu proses tersebut, ia mengaku masih bekerja sehari-hari sebagai pembantu rumah tangga. (Nazar Nurdin)

Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved