Kamis, 16 April 2026

Inilah Nama Lain Nifsu Sya'ban di Beberapa Negara Lain

Pada malam nifsu syaban umat Islam dianjurkan memperbanyak ibadah, lalu puasa ada esok harinya. Di negara-negara lain namanya berbeda.

bbc.co.uk

TRIBUNKALTIM.CO - Nisfu Sya'ban, buat Anda yang muslim pasti sudah tidak asing mendengarnya.
Nisfu Sya'ban biasanya jatuh pada pertengahan bulan Sya'ban, bulan Sya'ban itu sendiri adalah bulan ke delapan dalam kalender Islam.

Kalau menyebutkan Nisfu Sya'ban, pasti langsung terlintas kalau Tribunners akan terjaga sepanjang malam melakukan ibadah.

Di Indonesia, kita memang lumrah menyebutnya sebagai Nisfu Sya'ban.

Tapi, dilansir bintang.com, ada juga nama lain untuk Nisfu Sya'ban di beberapa Negara. Coba kita simak dulu, deh, ulasan berikut.
1. Nisf Sha'ban, di negara-negara yang menggunakan bahasa Arab (Pertengahan Sya'ban)

2. Shab e Baraat, India, Pakistan, dan Bangladesh (Malam Pengampunan Dosa)

3. Lailat al-Baraa, Arab (Malam Pengampunan Dosa)

4. Berat Kandili, Turki

5. Nim Sha'ban, Afghanistan dan Iran

6. Lailat al-Du'a, Arab (Malam Berdoa) 

Dilain kesempatan, ada orang yang menyebutkan selain Nisfu Sya'ban, Tribunners pasti jadi tahu itu memiliki satu arti yang sama.

Syukur-syukur pas Nisfu Sya'ban Tribunners lagi di salah satu negara yang sudah disebutkan. Kalau kasusnya begitu, kan, Tribunners juga pastinya bisa meminimalisir kebingungan. 

Malam Nisfu Sya’ban 2015 jatuh pada Senin, 1 Juni 2015. Banyak anjuran agar ada malam itu umat Islam membaca surah Yasin tiga kali.

Di Samarinda, masjid-masjid tadi malam tampak dipenuhi umat. Seperti terjadi di masjid Islamic Center di jalan Slamet Riyadi, yang merupakan salah satu masjid terbesar di Indnoesia. Mereka salat magrib berjamaah dilanjutkan dengan membaca surah Yasin tiga kali, lalu diteruskan dengan salat isya berjamaah. MUI Nifsu Sya'ban artinya pertengahan bulan Syaban dalam kalender Hijriyah, dimana tanggal 15 Syaban jatuh pada 2 Juni 2015. Pada hari ini umat Islam disunnahkan untuk berpuasa.

Sejumlah ulama mengatakan, sebenarnya tidak ada tuntutan untuk memperingati malam Nifsu Sya'ban secara khusus. Semua malam pada hakikatnya baik, dan sudah seharusnya seperti malam-malam lain atau hari-hari lain pada bulan lainnya, digunakan oleh umat Islam untuk selalu mendekatkan diri kepada Allah swt dengan zikir, membaca Al Quran, salat sunnah, dan lainnya.(tribunjabar.com/tribunkaltim.co) 

Sumber: Tribun Jabar
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved