Seni dan Budaya

Dua Penari Perut Asal Turki Ini Bikin Anak-anak Tertawa

Aksi delegasi Turki dalam Street Performance di sekitar Taman Pedestrian, depan Kantor Bupati, Jumat (12/6/2015) sore, mampu mengundang gelak tawa.

Penulis: Rahmad Taufik | Editor: Trinilo Umardini
TRIBUN KALTIM/RAHMAD TAUFIK
Atraksi tarian unik dari delegasi Turki ini menghibur anak-anak dalam ajang street performance, Jumat (12/6/2015). 

TRIBUNKALTIM.CO, TENGGARONG - Aksi delegasi Turki dalam street performance, rangkaian kegiatan dari Festival Erau di sekitar Taman Pedestrian, depan Kantor Bupati, Jumat (12/6/2015) sore, mampu mengundang gelak tawa pengunjung, bahkan anak-anak menjadi terhibur.

Dua penari pria mengenakan kaus berbahan karet sintetis warna kulit. Kaus itu bergambar wajah perempuan dengan mata lentik dan bibir merah, satunya bergambar wajah pria dengan kumis tebal melintang di atas bibirnya. Pengunjung seperti menyaksikan pertunjukan boneka.

Dua penari pria ini mengembangkempiskan perut mereka, sehingga lukisan wajah di kaus penari itu bergerak-gerak jenaka. Satu penari berbadan gemuk mengenakan kaus bergambar wajah perempuan, sedangkan penari lainnya berbadan kurus memakai kaus dengan gambar wajah pria berkumis tadi.

Baca: Beseprah, Ribuan Warga Lesehan Makan di Jalan Bareng Bupati dan Sultan

Kemeja kotak-kotak dikenakan mulai pinggang sampai ke bawah lutut. Sedangkan penari yang memerankan perempuan mengenakan baju dengan motif bunga-bunga dari pinggang hingga bawah lutut.

Kedua penari menutup wajah mereka dengan pakaian luar. Dengan kedua tangannya, pakaian luar itu menutup seluruh wajah mereka. Sehingga pakaian luar itu seolah topi atau penutup kepala dari wajah yang tergambar di kaus dalam tadi.

Bunyi tambur dan klarinet bersahut-sahutan mengiringi atraksi keduanya. Sesekali penari dengan kaus dalam gambar wajah pria mendekati penari dengan kaus dalam gambar wajah perempuan.

Penonton melihat pria dengan wajah berkumis menggoda perempuan dengan bibir merah tebal.

Sesekali pria itu berputar-putar dan perempuan menghindar malu. Pria itu terus menggodanya hingga perempuan itu luluh hatinya. Kedua penari tadi mendekatkan perut mereka. Pengunjung pun tertawa karena tampak wajah pria dan perempuan seolah berciuman. Mereka menari bersama.

Musik pun berhenti menyudahi atraksi kedua penari. Penari yang memerankan wajah pria dan wanita itu menampakkan wajah aslinya yang tertutup pakaian luar. Penonton memberikan aplaus.

Pada street performance kemarin sore, penonton juga dihibur tarian yang dibawakan delegasi dari Jerman dan Mesir.

Penari asal Jerman mengajak penonton ikut menari bersama. Mereka mengajari penonton gerakan tari yang mudah diingat.

Bahkan, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata ikut menari berpasang-pasangan. Sesekali para penari bergandengan tangan membentuk lingkaran. Sementara itu, delegasi dari Mesir menampilkan kesenian khas dari Padang Pasir. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved