Pria Bersenjata Tembaki Warga Afrika Amerika di Gereja
Dalam insiden tersebut delapan korban tewas di tempat kejadian, dan satu kemudian tewas di rumah sakit.
TRIBUNKALTIM.CO – Seorang pria bersenjata melepaskan tembakan ke sebuah gereja bersejarah Afrika – Amerika di Charlestone, Carolina Selatan, Rabu (17/8/2015) malam waktu setempat.
Kejadian ini menewaskan 9 orang.
Pembunuh yang seorang pria kulit putih berusia 20 tahunan, menyerang kelompok belajar Bible mingguan sekitar pukul 21.00.
Dirinya kala itu menembakkan senjatanya di dalam ruangan Gereja Emanuel Methodist Episcopal.
Kepala polisi Charleston Gregory Mullen mengatakan dalam sebuah konferensi pers tak lama setelah insiden itu bahwa kejadian penembakan ini terindikasi adalah sebuah kejahatan rasial.
Dalam insiden tersebut delapan korban tewas di tempat kejadian, dan satu kemudian tewas di rumah sakit.
Setidaknya satu orang terluka sedang dirawat di rumah sakit .(Baca juga: Gara-gara Tato, Ibu Ini Dilarang Menyusui Bayinya )
Tersangka digambarkan sebagai seorang pria dengan wajah bersih, kulit putih, berusia 21 tahun dan diyakini kaus berkerudung abu-abu, celana jeans biru, dan sepatu bot Timberland .
Segera setelah mendapatkan ciri-ciri tersangka, polisi langsung bergerak melakukan pencarian.
Setidaknya enam ambulans terlihat di daerah penembakan.
Menurut situs gereja, Gereja Emanuel AME, yang merupakan lokasi penembakan, adalah gereja AME tertua di wilayah selatan dan memiliki salah satu jemaat kulit hitam terbesar dari Baltimore, Maryland.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/manca_penembakan-di-gereja_20150618_144744.jpg)