Pengerjaan Jembatan Keburau Tinggal 20 Persen Lagi

Menurut dia, Jembatan Keburau harus segera rampung. Fungsi jembatan sangat dibutuhkan bagi pengguna jalan dari Bulungan dan Kalimantan Timur.

Penulis: Budi Susilo |
TRIBUNKALTIM.CO/BUDI SUSILO
Proses pembangunan Jembatan Keburau di Desa Long Beluah, Kecamatan Tanjung Palas Barat, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara masih tetap berlangsung. Kini proses pengerjaannya sudah 80 persen. 

TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR – Nasib penggarapan Jembatan Keburau di Desa Long Beluah, Kecamatan Tanjung Palas Barat, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara dipertanyakan wakil rakyat.

Saat digelar rapat Pansus Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Masa Akhir Jabatan Bupati di gedung DPRD Bulungan Jalan Ulin, Senin (22/6/2015), anggota Komisi III DPRD Markus Juk mengkritisi hal itu.

Dia mempertanyakan komitmen pemerintah dalam penuntasan pembanguan jembatan itu.

“Jembatan sudah dalam pengerjaan tapi kenapa tidak kunjung selesai,” tuturnya.

Menurut dia, Jembatan Keburau harus segera rampung. Fungsi jembatan sangat dibutuhkan bagi pengguna jalan dari Bulungan dan Kalimantan Timur.

“Jembatan bisa mempersingkat waktu. Kita tidak perlu lagi memutar jalan sampai 22 kilometer,” ujar Markus.

BACA juga: Jaang Janji Jembatan Mahkota Tuntas November

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Bulungan Hasan Pemma, menjelaskan, proses penggarapan Jembatan Keburau masih berlangsung. Jadi tidak benar kalau ada yang bilang pembangunannya mangkrak.

“Sekarang pembanguannya sudah 88 persen. Sebentar lagi akan jadi. Tahap penyelesaiannya butuh tiga sampai empat persen lagi,” kata Hasan.

Dia mengungkapkan, alasan keterlambatan pembangunan karena adanya persoalan ketersediaan perlengkapan alat pembuatan penyanggah lintasan jembatan.

“Kekurangan tiang pancang yang diameternya 40 centimeter karena terkendala pengiriman yang lama,” tutur Hasan.

Namun kala itu, tambahnya, tiang pancang bisa dipenuhi dan proses pembangunan tetap berjalan normal.

“Sekarang ini tahap pemasangan rangka,” ujar Hasan.

Menurutnya, keberadaan Jembatan Keburau sangat berguna bagi kelancaran arus lalu-lintas hubungan Provinsi Kaltara dan Provinsi Kaltim. Dia menegaskan, tidak akan mungkin pembuatannya ditunda apalagi dibatalkan. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved