Selasa, 7 April 2026

Kelompok Radikal Jangan Dilihat dari Jenggot dan Pakaiannya

Kepala Polri Jenderal (Pol) Badrodin Haiti mengimbau masyarakat untuk menjauhi pengaruh paham kelompok radikal seperti kelompok ISIS.

KOMPAS.COM/FIDEL ALI
Kapolri Badrodin Haiti 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Kepala Polri Jenderal (Pol) Badrodin Haiti mengimbau masyarakat untuk menjauhi pengaruh paham kelompok radikal seperti kelompok Negara Islam di Irak dan Suriah (ISIS).

Namun, Badrodin melarang masyarakat untuk menghakimi orang yang berpakaian dan berpenampilan tertentu sebagai pengikut kelompok tersebut.

"Jangan dilihat fisiknya, ini berjenggot, kemudian pakai celana gantung, wah ini kelompok radikal. Jangan! Salah besar kalau mengidentifikasi orang melalui pakaian," kata Badrodin di Jakarta, Jumat (3/7/2015) malam.

Badrodin mengatakan, kelompok radikal memiliki pandangan yang keras terhadap satu agama atau golongan tertentu. Menurut dia, cara tepat mengenali kelompok radikal yakni dengan menguji pemikirannya. Biasanya, kata Badrodin, kelompok radikal enggan mengakui Pancasila sebagai dasar negara.

Baca: Menurut Kapolri, Polisi Dituntut Memiliki Dua Wajah

"Kalau mau identifikasi mereka, tanya saja mengakui tidak Indonesia itu dasarnya Pancasila? Dia tidak mengakui. Maunya Indonesia itu syariat Islam," ujar Badrodin.

Badrodin mengatakan, para anggota kelompok radikal telah dipengaruhi sedemikian rupa sehingga tidak lagi menganggap Pancasila sebagai ideologi bangsa. Ia pun mengimbau masyarakat untuk membentengi diri dari pengaruh kelompok tersebut.

"Yang belum terpengaruh paham radikal, saya harap tidak terpengaruh. Kalau mau belajar agama, belajar yang benar," kata Badrodin. (Ambaranie Nadia Kemala Movanita)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved