Kriminal

Lima Bulan, Polisi Tangani 90 Kasus Kriminal

Sudah ada 90 kasus kejahatan yang ditangani Polisi. Angka tersebut merupakan kasus-kasus pidana umum dan khusus, tidak termasuk kasus narkoba.

TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN - Angka kriminalitas di wilayah hukum Polres Nunukan masih tergolong tinggi dalam lima bulan terakhir.
Kasubag Humas Polres Nunukan, Ipda M Karyadi menjelaskan, hingga Mei pada tahun ini, sudah ada 90 kasus kejahatan yang ditangani Polisi. Angka tersebut merupakan kasus-kasus pidana umum dan khusus, tidak termasuk kasus narkoba.
“Dari 90 kasus yang masuk di wilayah hukum Polres Nunukan, 67 kasus berhasil diselesaikan,” ujarnya, Minggu (5/7/2015).
Karyadi menjelaskan, selama ini kasus-kasus kriminal yang mendominasi seperti pencurian, penipuan dan penganiayaan serta perlindungan anak.
Pada Januari, misalnya, Polres Nunukan menangani dua kasus penipuan, satu kasus penganiayaan dan satu kasus pencurian.
Sementara Polsek Kawasan Pelabuhan (KSKP) Tunon Taka menangani hingga lima kasus pencurian, satu kasus penganiayaan dan satu kasus pencurian.
Polsek Sungai Nyamuk menangani lima kasus masing-masing dua kasus curat, satu kasus perlindungan anak,  satu kasus pemberkosaan dan satu kasus penipuan.
Polsek Nunukan menangani tiga kasus masing-masing satu kasus pengeroyokan, satu kasus perlindungan anak dan satu kasus curas.
Pada Februari, Polres Nunukan menangani delapan kasus kriminal, Polsek Sungai Nyamuk tiga kasus kriminal sedangkan dua kasus perlindungan anak ditangani Polsek Sebatik Barat.
Polsek Nunukan menangani tiga kasus kriminal diantaranya satu kasus perlindungan anak. Penanganan kasus kriminalitas di Polres Nunukan meningkatkan pada Maret.
Polres Nunukan menangani hingga 12 kasus termasuk kasus pembunuhan anggota TNI yang dilakukan Syarif. Polres Nunukan juga menangani kasus pornografi dan penghinaan terhadap bakal calon Bupati Nunukan.
Pada bulan yang sama, Polsek Sungai Nyamuk menangani dua kasus yang diantaranya terkait perlindungan anak.  Satu kasus perlindungan anak juga ditangani Polsek Sebatik Barat pada bulan yang sama.  
Sementara Polsek Nunukan pada Maret menangani tiga kasus kriminal. Pada April, tingkat kriminalitas tak juga menurun. Polres Nunukan menangani tujuh kasus, satu kasus diantaranya korupsi dengan terlapor Hidayat, bendahara Dinas Kesehatan Kabupaten Nunukan.
Polsek Sungai Nyamuk menangani dua kasus sedangkan KSKP Tunon Taka menangani dua kasus pencurian. Tiga kasus penganiayaan ditangani Polsek Nunukan pada bulan yang sama.
Masing-masing satu kasus perlindungan anak dan kecelakaan kerja ditangani Polsek Sebuku pada April. Kasus penncurian juga masih mendominasi pada Mei. Polres Nunukan misalnya menangani satu kasus pencurian.
Polsek Sungai Nyamuk juga menangani dua kasus pencurian dan dua kasus penadahan. Sedangkan Polsek Nunukan menangani satu kasus pencurian.
Satu kasus perlindungan anak ditangani KSKP Tunon Taka. Sedangkan Polsek Sebuku menangani kasus penganiayaan dan pembunuhan pada Mei.
Kapolres Nunukan AKBP Christian Tory mengatakan, menjelang Pemilihan Kepala Daerah-Wakil Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Nunukan, angka kriminalitas kemungkinan akan meningkat. Gesekan, kata dia, kemungkinan bisa terjadi antara kelompok masyarakat.
“Ini potensi terjadinya ancaman terhadap gangguan keamanan ketertiban masyarakat. Kelompok dan pendukung saling intrik. Intrik-intrik itu sudah ada dan kita pantau,” ujarnya.
Dia berharap masyarakat lebih berhati-hati karena biasanya setiap pilkada akan terjadi peningkatan kriminalitas.
“Bisa saja terjadi perkelahian antar kelompok. Namanya intrik pasti ada,” ujarnya.
Karena itu, masyarakat dihimbaunya untuk menjaga lingkungan masing-masing dengan menghidupkan lagi pos keamanan lingkungan atau poskamling. Dengan mengaktifkan pos kamling, warga dilingkungan masing-masing harus mewaspadai setiap orang-orang yang dicurigai.
“Kalau ada yang masuk mau jadi provokator, laporkan ke perangkat setempat. Ke Polsek atau ke Camat,” ujarnya. (*)
Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved