Rabu, 8 April 2026

Berita Pemkab Kutai Timur

Bupati: Semoga Masyarakat Kian Dekat, Cinta, dan Amalkan Al-Quran

“Sehingga menjadikan kita lebih giat membaca dan mengamalkan kandungan Al-Quran,” harap orang nomor satu di Pemkab Kutim ini.

HO_HUMAS SETKAB KUTIM
Bupati Kutim bersama panitia peringatan Nuzulul Quran 1436 Hijriyah. Peringatan Nuzulul Quran di Masjid Agung Sangatta dihadiri oleh ratusan jamaah dan pejabat lingkup Pemkab Kutim. 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Malam peringatan Nuzulul Quran (atau turunnya wahyu Allah SWT berupa Kitab Suci Al-Quran kepada Nabi Muhammad SAW) di Kabupaten Kutai Timur diperingati sederhana di Masjid Agung Sangatta, Komplek Islamic Center, Bukit Pelangi, Jumat pekan lalu.

Kegiatan ini dihadiri oleh Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, Anggota DPRD Kutim, para pejabat lingkup Pemkab Kutim, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD), tokoh agama, tokoh masyarakat, serta ratusan jamaah lainnya.

Dalam acara tersebut, Bupati Kutim, Ardiansyah Sulaiman, mengajak jamaah yang hadir untuk senantiasa bersyukur karena masih diberi kesehatan hingga sekarang. Bupati juga berharap Nuzulul Quran bisa menjadi penyemangat umat bersama sejarah yang dibawanya.

“Sehingga menjadikan kita lebih giat membaca dan mengamalkan kandungan Al-Quran,” harap orang nomor satu di Pemkab Kutim ini. (Baca juga: Pemkab Terus Prioritaskan Peningkatan Infrastruktur)

Kegiatan dengan tema “Dengan Memperingati Nuzulul Quran, Kita Tingkatkan Pemahaman, Penghayatan, dan Pengamalan Al-Quran Demi Terciptannya Insan Muttaqin" malam itu dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Quran oleh Zulfi Zain Al-Faruq, juara satu Tahfidz lima juz dan tilawah MTQ tingkat Provinsi Kaltim tahun 2015.

Berikutnya dilanjutkan tausiah yang disampaikan Ustadz H Muhammad Abrar Dharma.

Ustadz Abrar berharap momentum Nuzulul Quran dapat dijadikan oleh setiap pribadi dan keluarga untuk lebih mencintai Al-Quran. Dengan begitu, semangat untuk membaca Al-Quran dapat tumbuh dan dilakukan setiap hari.

“(Al-Quran) Jangan cuma dibaca di bulan Ramadhan saja. Usai dibaca hendaknya kita pahami makna dan isi yang terkandung di dalamnya, untuk selanjutnya kita amalkan. Karena Al-Quran adalah penuntun kita, baik di dunia maupun di akhirat,” pesannya. (*hms7/adv)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved