Ramadhanku
Masjid Nabawi Siap Fasilitasi 15.000 Jamaah I’tikaf
Pengelola Masjid Nabawi menyiapkan dua kali lebih banyak fasilitas bagi jamaah yang ingin beri’tikaf dan melakukan perenungan di sana.
TRIBUNKALTIM.CO - MASJID Nabawi di Madinah menyiapkan 15,000 kuota bagi umat muslim yang ingin melaksanakan I’tikaf di 10 hari terakhir Bulan Ramadhan, dilansir dari Arab News, Jum’at (10/7/2015).
Sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan jatuh pada Rabu (8/7/2015) lalu.
Pengelola Masjid Nabawi menyiapkan dua kali lebih banyak fasilitas bagi jamaah yang ingin beri’tikaf dan melakukan perenungan di sana. (Baca juga: Tak Punya Masjid, Muslim Athena Beribadah di Garasi)
Di Masjidil Haram Makkah pengelola menyarankan jamaah agar membawa 3-4 stel pakaian selama I’tikaf di sana. Jamaah juga diminta untuk membawa pakaian hangat mengingat terdapatnya AC di Masjidil Haram.
Bagi yang tidak mendapatkan tempat (Di Masjid Nabawi dan Haram), mereka dapat beritikaf Di Masjid Al-Rajhi Riyadh dan Masjid King Khalid Ummul Hammam.
Namun antara jamaah laki-laki dan perempuan ditempatkan terpisah. Di sana juga disediakan makanan untuk sahur dan buka para jamaah.
Ulama besar Syekh Abdul Aziz mengatakan I’tikaf dapat dilakukan di masjid manapun.
“Seluruh kota Mekah adalah suci. Di Masjid manapun sama, jadi jangan sampai berpisah dengan anggota keluarga,” kata Syekh. [islampos.com]
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/masjid-nabawi_20150711_111948.jpg)