Breaking News:

Mudik Lebaran

Antre Masuk Kapal, Saku Baju Penumpang Dilubangi Pencopet

Aturan ini membuat mudik dengan jalur laut lebih nyaman karena penumpang tak harus berdesak-desakkan.

Penulis: Gilbertus Rosok | Editor: Trinilo Umardini
TRIBUN KALTIM/FACHMI RACHMAN
Ribuan penumpang KM Labobar tujuan Surabaya antre untuk naik ke kapal yang sandar di Dermaga Pelabuhan Semayang Balikpapan, Senin (13/7/2015) dini hari. Penumpang diharapkan waspada terhadap tindak kriminalitas yang mungkin terjadi di dermaga maupun di atas kapal. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Untuk mudik tahun ini, Pelni memberlakukan aturan baru yang disesuaikan dengan keinginan dari Menteri Perhubungan, yakni mengangkut penumpang sesuai dengan jumlah maksimal saja. Aturan ini membuat mudik dengan jalur laut lebih nyaman karena penumpang tak harus berdesak-desakkan.

Menurut seorang petugas Pelni yang berada di pelabuhan sebelum KM Labobar meninggalkan Balikpapan, kapal bisa saja menampung penumpang sampai angka 5.000. Namun dengan diberlakukan peraturan baru maka kapal hanya mengangkut sampai dengan jumlah maksimalnya yaitu di kisaran 3.500 penumpang.

Faisal, penumpang yang setiap tahunnya pulang kampung, mudik kali ini jauh lebih baik ketimbang tahun-tahun sebelumnya.

"Ini mudik yang menurut saya paling enak. Penumpang tidak terlalu penuh, kapal juga bagus, tidak panas dan bersih kamar mandinya," ujar pria yang bekerja di galangan kapal di Samarinda itu.

Tahun sebelumnya, ia harus berdesakan dengan ribuan penumpang lain baik sebelum naik maupun saat di atas kapal.

Baca: Tunggu Kapal Datang, Penumpang Berebut Tempat Istirahat

Kapten kapal KM Labobar, Labani menambahkan hal ini menjadi salah satu hal positif dari arus mudik tahun 2015 ini. Dengan jumlah penumpang yang tidak terlalu padat petugas di kapal juga dapat melayani penumpang dengan lebih baik lagi.

Nawawi, Kepala Cabang PT Pelni Balikpapan mengatakan proses bongkar muat KM Labobar berjalan lancar sehingga tidak memakan waktu lama. Nawawi juga mengakui bahwa memang ada keterlambatan jadwal keberangkatan lantaran faktor cuaca.

"Syukur juga tadi proses bongkar muat lancar. Ya memang sih ada keterlambatan tapi itu hanya satu jam saja, itu juga dikarenakan faktor cuaca yang kita tidak bisa lawan lagi sudah," ujar Nawawi sesaat sebelum kapal diberangkatkan.

KM Labobar dijadwalkan tiba di pelabuhan Semayang Balikpapan Senin (13/7/2015) pukul 01.00 dan berangkat lagi pukul 03.00 Wita. Namun karena keterlambatan, kapal pun tiba pukul 02.00 dan berangkat pukul 04.00 Wita.

Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved