Breaking News:

Lebaran

25 Jam Bersama Pemudik di Atas Kapal Laut Labobar, Puasa Jalan Terus

"Tetapi kalau bisa bertahan puasanya selama proses perjuangan naik ke kapal dan bertahan selama berada di kapal, buat saya itu baru luar biasa," ujarN

Penulis: Gilbertus Rosok | Editor: Domu D.Ambarita
TRIBUNKALTIM.CO/GILBERT ROSOK
Penumpang KM Labobar saat mudik Lebaran 2015. Saking padatnya penumpang, sebagian tidak kebagian tempat dan terpaksa tidur beralas tikar di dek kapal yang berlayar dari Pelabuhan Semayang Balikpapan, Kalimantan Timur menuru Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, Senin (13/7/2015). 

Laporan wartawan TribunKaltim.co, Gilbert Rosok

Demi Lebaran Satu Keluarga Rela Tidur Berimpitan


PULANG kampung alias mudik untuk merayakan Idul Fitri menggunakan moda transportasi laut masih mendapat tempat di hati warga. Tentu saja, untuk kalangan menengah bawah, atau mereka yang berpikir ekonomis. Empat hari menjelang Lebaran pekan lalu, wartawan TribunKaltim.co Gilbert Rosok bersama pemudik menumpang KM Labobar yang berlayar dari Balikpapan tujuan Surabaya. Di Koran Tribun Kaltim, laporan ini disajikan berseri.

KAPAL Motor Labobar baru sandar pukul 03.00 dini hari, Senin (13/7). Setelah menurunkan penumpang yang datang dari Surabaya berjumlah hanya 42 orang, sebanyak penumpang 2.400-an penumpang berebutan masuk.

Mereka berdatangan dari banyak daerah di Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, telah bersiap di kawasan Pelabuhan Semayang, sejak siang.

Para penumpang berjejal-jelal dan berdesakan saat memasuki antrean menuju tangga kapal. Kapal lepas tali, dan mulai berlabuh pukul 05.00 Wita.

Kapal Motor Labobar dioperasikan PT Pelni (Persero). Kapal ini memiliki panjang 146,50 meter, lebar 23,40 meter, dan mampu mengangkut 3.084 penumpang dewasa. Kapal yang memiliki kru maksimal 161 orang ini biasanya melayani rute ke Papua. Selama angkutan arus mudik Lebaran 2015, KM Labobar melayani pemudik dari Pelabuhan Semayang, Belikpapan - ke Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.

BACA JUGA: Tiket Kapal Laut untuk Mudik Masih Tersedia Banyak, Tarif Rp 420.000

 
(TRIBUNKALTIM.CO/GILBERT ROSOK)
Penumpang KM Labobar saat mudik Lebaran 2015. Saking padatnya penumpang, sebagian tidak kebagian tempat dan terpaksa tidur beralas tikar di dek kapal yang berlayar dari Pelabuhan Semayang Balikpapan, Kalimantan Timur menuru Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, Senin (13/7/2015).

Pelayaran dari Balikpapan menuju Surabaya memakan waktu kurang lebih 25 jam. Dengan demikian, penumpang menunaikan ibadah puasa di atas kapal, juga kegiatan berbuka puasa.

Proses berbuka puasa di kapal laut ternyata tidak menghilangkan makna keagamaan bagi para penumpang. Keluarga Ruslan, warga Tenggarong berbuka puasa di atas kapal yang sedang berlayar.

Ruslan mengaku kondisi di kapal memang sempat menyulitkan untuk berpuasa. Namun karena berangkat bersama keluarga, Ruslan bersepakatan tetap menjalankan puasa. Saat berbuka, mereka menyantap menu ayam rebus, sayur sawi plus nasi hangat. Menu ini jatah yang dibagikan awak kapal.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved