Pilkada Samarinda
Akademisi Sebut PDIP Lakukan Langkah Strategis di Pilwali
Ia juga menilai, partai berlambang banteng ini tak bisa dipandang sebelah mata, karena memiliki pendukung yang pasti.
Penulis: Christoper Desmawangga |
TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Belum adanya kepastian calon yang diusung PDIP, partai pemenang pemilu legislatif, mendapat tanggapan dari akademisi Universitas Mulawarman (Unmul), Sony Sudiar.
Ia menilai langkah tersebut bukan berarti PDIP tidak akan bertarung dalam Pilwali Samarinda. Tetapi hal itu hanya sebagai bentuk strategi partai untuk melihat semua kemungkinan yang ada.
"Ini bicara gengsi partai. Pasti PDIP akan ikut pilkada. Mungkin sengaja belum ditentukan karena memang sebagai langkah strategi. Atau mungkin sudah ada pilihan tapi belum dipublikasikan saja," tuturnya.
Ia juga menilai, partai berlambang banteng ini tak bisa dipandang sebelah mata, karena memiliki pendukung yang pasti. (Baca juga: Kata Darlis, Jika Hanya Satu Pasangan Pilwali Terancam Ditunda)
Hal itu tak lepas dari figur Megawati sebagai ketua umum yang merupakan anak presiden pertama Indonesia, ditambah dengan sosok Joko Widodo, sebagai presiden.
"PDIP ini kan partai pemenang pemilu, terkenal dekat dengan rakyat, basis massanya ada diseluruh pelosok daerah, tentu hal itu menguntungkan dengan tidak perlunya banyak tenaga untuk melakukan konsolidasi massa," ucap dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) tersebut.
Namun demikian, tokoh yang dimiliki PDIP dinilai masih kurang kuat dan tidak ada figur baru yang dapat diusung. Sehingga yang mampu dijual oleh partai ini hanya platform partai yang pro rakyat dan program yang menyentuh rakyat kecil.
"Jika sudah ada sosok figur yang menjadi tokoh di PDIP Samarinda, tentu tinggal pusat saja yang menentukan, apakah tokoh tersebut layak dan dianggap mampu sebagai calon walikota dari PDIP," tuturnya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/partai-demokrasi-indonesia-perjuangan_20150622_171300.jpg)