Kamis, 16 April 2026

Gubernur Kecewa dengan Kinerja Wakil Rakyat Kaltim di DPR RI

Turunnya alokasi APBN untuk ruas jalan nasional di Kaltim menjadi Rp 1,8 triliun akibat lemahnya kinerja wakil rakyat Kaltim di DPR RI.

Penulis: Rafan Dwinanto |
METRONEWS.COM
Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak 

TRIBUNKAALTIM.CO, SAMARINDA - Alokasi dana untuk ruas jalan nasional di Kaltim menurun dibandingkan tahun sebelumnya. Tahun 2015 ini, Pemerintah Pusat hanya menyediakan Rp 1,8 triliun untuk memelihara dan membangun jalan nasional.

Padahal, tahun 2014 lalu, pusat mengalokasikan Rp 2,8 triliun.

Menurut Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak penurunan alokasi dana pusat ini tidak terlepas dari lemahnya kinerja wakil rakyat asal Kaltim di DPR RI. Mereka dianggap belum maksimal berjuang untuk mendapatkan anggaran infrastruktur bagi Kaltim.

"Maksud saya, tidak hanya eksekutif saja. Tapi teman-teman di DPR RI harusnya ikut serta. Kalau periode sebelumnya, ada Ibu Hetifah yang selalu rajin kordinasi dengan Pemprov," kata Awang, Kamis (23/7/2015).

Tercatat ada delapan anggota DPR RI dari Kaltim. Satu di antaranya, Awang Ferdian Hidayat, adalah putra Gubernur Awang Faroek sendiri. Awang Ferdian pada periode sebelumnya menjadi anggota DPD RI dari Kaltim. Tak puas di DPD yang kewenangannya terbatas, Ferdian lantas pindah ke DPR RI melalui PDIP.

Baca: Demi Pilkada, Neni Moerniaeni Siap Tanggalkan Jabatan DPR RI

Untuk mendapatkan alokasi perbaikan jalan nasional ini, kata Awang, dirinya harus roadshow ke sejumlah kementrian termasuk Presiden. Saya sudah berjuang kemana-mana. Saya bersurat ke Bappenas, Kementrian PU, Kementrian Perekonomian, sampai ke Presiden," ungkapnya.

Kendati berstatus sebagai wakil rakyat Indonesia, Anggota DPR RI, menurut Awang harus mementingkan daerah pemilihannya. "Saya pernah juga (pernah) jadi anggota DPR RI. Saya bicara soal Aceh, Papua, tapi saya juga selalu masukkan Kaltim ke setiap pembicaraan saya. Tinggal tergantung anggota DPR RI-nya saja yang pintar-pintarlah," urainya.

Diketahui, kondisi ruas jalan nasional di Kaltim memprihatinkan. Bahkan, baru-baru ini, jalan nasional yang menghubungkan Kecamatan Loa Janan-Tenggarong, longsor ke dasar sungai. "Untuk jalan di Desa Bakungan itu, kita akan alokasikan Rp 10 miliar," kata Awang.

Diketahui, kebutuhan perbaikan permanen jalan di Desa Bakungan, menggunakan konstruksi pile slab (tiang pancang). Diperkirakan, perbaikan jalan tersebut menelan biaya sekitar Rp 90 miliar, dengan panjang 100 meter.
"Sisanya akan kita minta ke Pemerintah Pusat, karena ini jalan nasional. Kita berharap jalan itu bisa selesai 2016 mendatang," katanya.

Saat ini, kata Awang, Balai Wilayah VII, Banjarmasin, tengah menyusun perencanaan pembangunan jalan longsor di Desa Bakungan ini. "Kita tunggu berapa estimasi dananya. Tapi, sama seperti Jalan Gadjah Mada Samarinda, kita siapkan Rp 10 miliar dari APBD Kaltim," sebutnya.(rad)

DAFTAR WAKIL RAKYAT KALTIM

DPR RI

1. Drs. H. Achmad Amins, MM (Partai NasDem, 35.142 suara)
2. H. Hadi Mulyadi, S.Si, M.Si (PKS, 53.143 suara)
3. Awang Ferdian Hidayat (PDIP, menggantikan urutan Ir. Marten Apuy, M.Si, 71.177 suara)
4. H. Mahyuddin, ST, MM (Partai Golkar, 91.623 suara)
5. Dr. Hj. Neni Moernaeni, Sp.OG (Partai Golkar, 61.405 suara)
6. Luther Kombong (Partai Gerindra, 84.001 suara)
7. Hj. Norbaiti Isran Noor, A.Md (Demokrat, 53.283 suara)
8. Hj. Kasriyah (PPP, 49.839 suara)

DPD RI

1. Ir. Bambang Susilo, MM (271.658 suara)
2. Drs. Marthin Billa, MM (213.055 suara)
3. K.H. Muslihuddin Abdurrasyid, Lc, M.Pd.I (121.853 suara)
4. Aji Muhammad Mirza Wardana ST (114.121 suara)

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved