Camat Rantau Pulung Ingin Informasi TTG Sampai ke Pedesaan

informasi tentang sesuatu yang bisa membuat desa menjadi mandiri kerap tak sampai.

Camat Rantau Pulung Ingin Informasi TTG Sampai ke Pedesaan
TRIBUNKALTIM.CO/MARGARET SARITA
Wagub Mukmin Faisal saat mengunjungi salah satu stan di TTG Expo 2015 di Graha Expo Sangatta 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Berkembangnya beragam alat Teknologi Tepat Guna (TTG) seperti yang dipamerkan di Expo TTG Kaltim ke III di Graha Expo Sangatta, belum menjangkau seluruh masyarakat. Terutama di pedesaan.

Camat Rantau Pulung Poniso mengatakan tidak mandirinya sebuah desa, kerap disalahkan. Padahal, informasi tentang sesuatu yang bisa membuat desa menjadi mandiri kerap tak sampai.

“TTG untuk kesejahteraan masyarakat desa. Tapi informasi tentang TRG malah belum sampai ke desa. Seperti tabloid, pamphlet atau apa pun bentuknya, tentang produk-produk TTG belum sampai. Padahal, kalau sampai, masyarakat desa bisa mengamati, meniru dan memanfaatkan seperti yang ada di buku-buku TTG,” ungkap Poniso dalam Lokakarya TTG tingkat Provinsi Kaltim di ruang Meranti, Setkab Kutim, Kamis (30/7/2015).

Selain itu, Poniso juga menanyakan banyak TTG yang sudah diciptakan oleh Faperta Unmul, tapi bagaimana alat tersebut bisa sampai di pedesaan dan dimanfaatkan oleh petani dan peternak di desa.

Lokakarya yang bertajuk Melalui Gelar TTG, Kita Tingkatkan Daya Saing Kreativitas Masyarakat Menuju Kemandirian ini menghadirkan pembicara Direktur Pendayagunaan SDA dan TTG dari Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi, Ivan Syahri Rangkuti dan dosen Fakultas Pertanian Unmul Denny Sumarna.

Menanggapi apa yang ditanyakan Poniso, Ivan mengatakan bahwa teknologi yang ada tersebut tidak ditindaklanjuti oleh pemerintah daerah.

“Seharusnya ada sinergi dan koordinasi. Kalau dari pusat, terlalu jauh ke desa. Ada 74.000 desa di Indonesia. Pemkab setempat lah yang harus berperan aktif terhadap kebutuhan masyarakat di desa,” ungkap Ivan.

Kepala Bapemas Pemdes Kutim, M Erlian Noor mengakui belum adanya sinergi terkait informasi TTG ke pemerintahan kecamatan dan pedesaan. Tapi ke depan, Pemkab Kutim melalui Bapemas Pemdes akan melakukan
sinergi. (*)

Penulis: Margaret Sarita
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved