Pengunjung Selimau Park Tembus 1.000 Orang Saat Akhir Pekan
Selimau Park menawarkan berbagai wahana keluarga, hingga sangat digandrungi masyarakat mulai dari anak-anak, dewasa, bahkan orang tua.
TRIBUNKALTIM.CO, TANJUNG SELOR – Bagi masyarakat Bulungan yang butuh liburan murah dan menyenangkan, tidak perlu jauh-jauh ke luar kota.
Pasalnya di Bulungan sendiri, khususnya di Tanjung Selor sudah tersedia tempat wisata buatan, namanya Selimau Park.
Selimau Park menawarkan berbagai wahana keluarga, hingga sangat digandrungi masyarakat mulai dari anak-anak, dewasa, bahkan orang tua.
Terbukti pada Minggu (2/8/2015) pengunjung wahana wisata yang terletak di bilangan Jl Dipenogoro, Desa Selimau, Kelurahan Tanjung Selor Timur, Kecamatan Tanjung Selor itu tetap saja ramai hingga menjelang sore hari.
Pantauan Tribun, Selimau Park terdapat wahana seperti flying fox, kolam pemancingan, serta kebun mini satwa, serta wahana bermain anak seperti ayunan, wahana bola, kolam bebek, dan kereta api.(Baca juga: Ayo Daftar Operasi Gratis Bibir Sumbing di Klinik Carsa dan Smile Train )
Selimau Park juga dilengkapi dengan puluhan gubuk-gubuk sebagai tempat sekedar istirahat bahkan mencicipi berbagai kuliner yang memanjakan indra perasa.
“Ini memang masih dalam pembangunan. Ada banyak wahana yang belum rampung seperti kolam pemancingan, ada waterboom juga. Sekarang yang sudah beroperasi seperti fasilitas permainan yang kami khususkan untuk anak-anak,” sebut Aris selaku Supervisor Selimau Park.
Menurut Aris, Selimau Park memang diserbu masyarakat Bulungan saat-saat weekend. Hingga tak jarang pengunjung tembus antara 500 sampai 1.000 orang per hari Sabtu terlebih Minggu.
“Kalau hari-hari biasa, pengunjungnya tidak terlalu banyak. Mereka datang jelang-jelang sore hari,” tuturnya.
Selimau Park juga dilengkapi dengan kebun mini yang diisi berbagai satwa seperti gajah, buaya, badak.
Namun jangan kaget satwa-satwa tersebut hanya sebagai replika untuk menambah kesan back to nature. Tetapi adapula satwa yang hidup seperti berbagai jenis unggas menarik, dan monyet.
“Nanti juga akan dilengkapi dengan kebun binantang. Sekarang oleh menajemen sedang dipersiapkan semuanya. Karena tidak mudah untuk melengkapi kebun binatang, karena keamanan pengunjung harus terjamin,” katanya.
Memang Selimau Park belum sepenuhnya rampung 100 persen.
Hanya saja, kerinduan masyarakat Bulungan akan tempat hiburan yang menyenangkan bagi keluarga sudah sedikit terobati dengan kehadiran Selimau Park yang dikelola oleh pihak swasta tersebut.
Seperti pengungkapan Sari, seorang ibu rumah tangga asal Desa Jelarai, Tanjung Selor. Kehadiran tempat wisata tersebut menambah destinasi wisata yang tepat kala akhir pekan tiba.
“Tidak perlu lagi jauh-jauh ke Tarakan ataupun ke Berau. Cukup di sini saja. Kami terima kasihlah kepada pihak pengelola yang sudah menyediakan ini,” tuturnya.
Tias, jauh-jauh datang dari Desa Gunung Putih Kecamatan Tanjung Palas juga mengungkapkan hal sama. Ibu rumah tangga itu sengaja datang ke Selimau Park untuk menhgabiskan akhir pekan dengan anggota keluarganya.
“Tetapi di sini masih banyak yang kurang, seperti kebersihan dan akses masuk yang belum mulus. Tapi lumayan asyiklah di sini,” tuturnya.
Perlu diketahui, jarak ases pusat kota Tanjung Selor menuju Selimau Park hanya kurang lebih 5 (lima) kilometer. Jika berkendara roda dua atau roda empat, hanya hanya waktu sekitar 10 sampai 20 menit untuk tiba di lokasi.
Sepanjang jalan dari Tanjung Selor menuju Selimau Park merupakan kawasan padat penduduk sehingga tak perlu khawatir di tengah perjalanan.
Hanya perlu sedikit kehatian-hatian berkendara lantaran beberapa titik jalan kondisinya berlubang.
Jika di penghujung Jl Dipenogoro, anda akan diarahkan masuk ke selimau Park dengan melalui jalan tanah kurang lebih 300 meter. Jalan inilah yang kondisinya rusak berat. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/tanjung-selor_selimau-park_20150802_173131.jpg)