Breaking News
Minggu, 12 April 2026

Sumur Dalam Jadi Strategi Jangka Pendek Atasi Kekeringan

Sebanyak 222.847 hektar sawah irigasi berpotensi kekeringan dan akan kehilangan panen lebih dari 1 juta ton.

KOMPAS/IRMA TAMBUNAN
Tim dari Balai Konservasi Sumber Daya Alam Jambi memadamkan api di perkebunan sawit Kelompok Tani Seiyo Sekato di Desa Gambut Jaya, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi, Rabu (8/7). Kebakaran di kawasan ini belum dapat dikendalikan sejak api muncul pada awal Juli dari hutan negara di sekitar kebun. Kebakaran telah meluas menjadi sekitar 160 hektar. 

TRIBUNKALTIM.CO - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengambil sejumlah langkah untuk mengatasi kekeringan yang sudah melanda sejumlah wilayah di Indonesia.

Langkah tersebut adalah melakukan penyuluhan kepada para petani air.

Kementerian PUPR menjelaskan kepada mereka bagaimana memanfaatkan air secara efisien dan efektif melalui Gerakan Hemat Air dan meningkatkan kesadaran terhadap pelestarian lingkungan hidup.

"Kami juga melakukan pemantauan secara intensif terhadap ketersediaan air di waduk-waduk," ujar Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono, di Jakarta, Sabtu (1/8/2015).

Mengutip catatan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), sejak Mei 2015 sejumlah wilayah mengalami hari tanpa hujan lebih dari 60 hari. Wilayah tersebut adalah Jawa, Sulawesi Selatan, Sumatera Selatan, Kalimantan Tengah, Lampung, Bali, NTB, dan NTT.

Kekeringan telah melanda 12 provinsi, 77 kabupaten atau kota dan 526 kecamatan.

Hingga Juli 2015, sekitar 111.000 hektar sawah mengalami kekeringan. Sebanyak 222.847 hektar sawah irigasi berpotensi kekeringan dan akan kehilangan panen lebih dari 1 juta ton.

Selain langkah antisipasi, Kementerian PUPR juga membuat langkah yang sifatnya jangka pendek, yakni, penangggulangan kekeringan, dengan cara menyediakan pompa air, suplai air bersih melalui mobil tanki dan hidran umum di daerah krisis air, serta membuat sumur-sumur dalam yang dilengkapi dengan pompa.

"Itu langkah jangka pendek. Untuk jangka menengah Kementerian PUPR melakukan percepatan pembangunan 13 bendungan yang tersebar di 10 propinsi pada tahun 2015 ini,” tambah Basuki. (*)

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved