Berita Pemkab Kutai Timur
Negara Bisa Maju Bukan karena SDA atau Kejayaan Masa Lalu, Tapi Karakter
Adi mengatakan bahwa bangsa yang maju ialah bangsa yang memiliki karakter.
TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Kabupaten Kutai Timur kembali dipercaya menjadi tuan rumah Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Badan Pendidikan dan Pelatihan (Bandiklat) Pemerintah Kabupaten/Kota se-Kalimantan Timur (Kaltim) dan Kalimantan Utara (Kaltara).
Pembukaan rakernis kali ini dilaksanakan bersamaan dengan acara welcome party penyambutan seluruh peserta rapat di Pendopo, Rumah Jabatan Bupati Kutim.
Rakernis ini dibuka secara resmi oleh Asisten Administrasi Umum Setprov Kaltim, Meiliana, mewakili Gubernur Kaltim yang tidak dapat hadir. Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Meiliana mengatakan sangat menyambut baik penyelengaraan acara ini.
Gubernur berharap dalam pelaksanaannya rakernis bisa berjalan dengan baik dan Kabupaten/Kota dapat berkolaborasi dan memiliki perubahan karakter.
Sementara itu Asisten Administrasi Umum, Edward Azran, mewakili Bupati Kutim yang berhalangan hadir menyampaikan beberapa hal penting kepada seluruh peserta. Antara lain penyelengaraan rakernis harus menghasilkan rumusan, sehingga rakor yang terlaksana bukan menjadi acara seremoni.
"Kita butuh ciptakan sistem diklat yang terpercaya. Sudah lama kita terpuruk dalam sistem yang tidak dapat dipercaya oleh negara lain. Dari hal itulah mari bersama kita ciptakan sistem dengan pelayanan yang baik, dengan rumusan 3P, yakni personal, pembinaan, dan perlengkapan. Harus dibuat tupoksi siapa melakukan apa, agar hadir sumber daya manusia yang prima,” pinta Edward kepada seluruh peserta.
Edward juga berharap seluruh program Bandiklat bisa terus berkembang dan terbagi ke seluruh sektor. Tidak hanya terjebak dalam lingkungan internal instansi saja. (Baca juga: Enclave TNK Diterima, Infrastruktur Dua Kecamatan Segera Dibangun)
Pembukaan Rakornis Kediklatan malam itu juga dihadiri, Adi Surianto, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) Republik Indonesia, Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Pemprov Kaltim Syafrudin Pernyata, Nariman Darto Kepala PKP2A III LAN Kaltim, Pimpinan SKPD dan FKPD di lingkungan Pemkab Kutim, serta para peserta raker.
Di kesempatan yang sama, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Lembaga Administrasi Negara (LAN) Republik Indonesia, Adi Surianto, mengatakan bahwa bangsa yang maju ialah bangsa yang miliki karakter.
Hal itu dia kutip dari sebuah tesis yang menerangkan bahwa suatu negara yang maju bukanlah negara yang miliki sejarah peradaban masa lalu yang gemilang, bukan berkat sumber daya alamnya yang melimpah, melainkan negara atau bangsa dengan karakter terbaik. Hal itu bisa dibangun dengan pendidikan.
Untuk itu, perlu kerja keras bersama untuk merancang dan merencanakan dengan menyelipkan strategi, diantara hal-hal teknis. Caranya dengan pengembangan kompetensi, bisa dengan workshop, seminar, bedah buku, dan cara-cara pengembangan pegawai lainnya.
Sebelumnya Kepala Bandiklat Pemkot Kaltim Syafrudin Pernyata melaporkan, Rakorkediklatan kali ini dihadiri 100 peserta perwakilan dari seluruh Kabupaten Kota di Kaltim-Kaltara.
Rakor yang diselengarakan 3 Agustus 2015 ini membahas terkait pelaksanaan Rakor 2016 mendatang dengan perkiraan ribuan peserta.
Forum membahas teknis diklat pra jabatan, kerja sama antar Kabupaten/Kota terkait 14 program Badan Diklat, pembaharuan informasi-informasi terkini tentang kediklatan dari LAN, serta menghimpun dan mensinergikan peran sebagai Badan Diklat. (*hms7/adv)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/rakernis-kediklatan-se-kaltim-dan-kaltara_20150805_150238.jpg)