HUT ke 70 Kemerdekaan RI

Diundang Jokowi, MB WPS KPC Segera Tampil di Parade Senja

Khudori dan Wariadi mewakili segenap tim MB WPS menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak.

IST
MB WPS KPC saat tampil pada event Grand Prix Marching Band (GPMB) di penghujung tahun 2014 lalu. 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Keberhasilan Marching Band Waditra Prima Sangatta, Kaltim Prima Coal (MB WPS-KPC) Kutai Timur (Kutim) sebagai runner up divisi utama dalam event Grand Prix Marching Band (GPMB) di penghujung tahun 2014, tepatnya pada tanggal 26-28 Desember 2014 benar-benar membawa berkah tak terkira.

Melalui surat nomor B-03/HUT/Ka.Setpres/KK.07/05/2015 yang ditandatangani oleh Kepala Sekretariat Presiden pertengahan Mei lalu, MB WPS KPC diundang langsung oleh Presiden RI Joko Widodo untuk tampil dalam acara Penurunan Bendera Sang Saka di Halaman Istana Negara pada 17 Agustus 2015.

“Surat permohonan yang ditujukan kepada Bupati Kutai Timur tersebut merupakan kebanggaan bagi masyarakak daerah ini, bahkan masyarakat Kaltim pada umumnya, atas prestasi segenap tim MB WPS KPC Kutai Timur di even nasional yang sekaligus disaksikan oleh dunia internasional,” kata Ketua YPPSB Khudori, didampingi Manajer Pendidikan Wariadi, belum lama ini.

Menurut Khudori, prestasi dan peristiwa prestisius yang diperoleh marching band ini mendapat apresiasi dari sejumlah pejabat tinggi lingkup Pemkab Kutim. Seperti Bupati Kutim Ardiansyah Sulaiman, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Iman Hidayat, Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Dwi Susilanto Gamawan.

Termasuk pula manajemen PT KPC sendiri yang selama ini senantiasa memberi dukungan. Apresiasi tinggi diberikan atas keberhasilan putra-putri Kutim yang telah mengharumkan nama daerah dan masyarakat di kancah nasional.

Khudori menambahkan pada saat tampil di Istana Negara, di Jakarta nantinya tim MB WPS KPC berkekuatan 103 pemain, 9 pelatih, dan 31 orang official. Dibawah filed-commander Jhoni Nainggolan, dengan 2 asisten filed-commander masing-masing Roseva Rahmawati Maha dan Silviawan Bayu Kartika. (Baca juga: Warga Pesisir Akan Nikmati Listrik 24 Jam di 2017)

Dalam performance, marching band ini mengusung tema besar yakni "Jalesveva Jayamahe” yang berarti “Justru di Laut Kita Jaya”. Hal ini seiring dengan misi Presiden RI menjadikan Indonesia sebagai poros laut dunia.

Performance yang berdurasi maksimal hanya 15 menit, nantinya MB WPS akan menampilkan 3 movement. Yaitu movement pertama penggambaran suasana denyut nadi kehidupan bahari anak negeri di tanah air tercinta Indonesia nan elok.

Movement kedua penggambaran musical serta visual tentang berbagai ancaman kedaulatan wilayah NKRI dari berbagai sisi, terutama dari wilayah bahari atau lautan, serta movement terakhir sebagai penutup dan klimaks akan digambarkan suasana penegakan kedaulatan NKRI melalui wilayah maritim kita. "Penampilan akan ditutup dengan berkibarnya Sang Saka Merah Putih,” jelas Khudori dengan detail.

Agar MB WPS dapat menyuguhkan atraksi terbaiknya, pada 28-29 Juli lalu 5 orang tim Sekretariat Negara telah datang ke Sangatta untuk melakukan survey dan pembinaan. Untuk kemudian memotivasi tim MB WPS agar semangat berlatih, percaya diri dan bangga sebagai generasi bangsa.

Untuk misi mengharumkan nama Kutim dan Kaltim kali ini, Khudori dan Wariadi mewakili segenap tim MB WPS menyampaikan ucapan terima kasih kepada semua pihak.

Terakhir tak lupa dia memohon restu kepada seluruh masyarakat Kutim dan berharap perjalanan MB WPS ke Istana Negara dapat berjalan lancar dan bisa tampil sempurna. (*hms3/adv)

  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved