HUT Kemerdekaan RI
Demi Mesin Cuci, Pria Ini Tak Peduli Celananya Melorot saat Panjat Pinang
Puluhan orang ambil bagian di acara tersebut, dari tukang ojek, pegawai swasta, hingga mahasiswa.
TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Lomba panjat pinang digelar KONI Balikpapan di Lapangan Merdeka, Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (17/8/2015).
Puluhan orang ambil bagian di acara tersebut, dari tukang ojek, pegawai swasta, hingga mahasiswa. Seorang di antaranya Febi Effendi, mahasiswa Uniba Balikpapan asal Berau.
Licinnya pinang yang telah dilumuri oli menjadi halangan utama perlombaan tersebut. Bahkan, hingga membuat celana Febi sedikit melorot. Tak pelak, hal itu langsung mengundang tawa penonton yang hadir.
Baca: Renungan Suci, Gubernur Beri Penghormatan kepada Pahlawan
Beberapa penonton lainnya bahkan sampai berlarian menuju pohon pinang yang dipanjat Febi dan kawan-kawan.
"Saya incar mesin cuci. Ngapain malu? Badan saya juga sudah telanjur hitam. Yang penting dapat hadiah," kata Febi.
Dalam perlombaan tersebut, setiap tim diberikan waktu 10 menit untuk bisa sampai di puncak pinang. Dalam satu regu, ada 4 orang peserta yang tergabung. Sebanyak 15 hadiah disiapkan panitia di puncak pinang tersebut. (*)
***
UPDATE berita eksklusif, terbaru, unik dan menarik dari Kalimantan. Cukup likes fan page fb TribunKaltim.co atau follow twitter @tribunkaltim
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/panjat-pinang_20150817_140033.jpg)