Langgar Amdal, Awang Bekukan Izin Lingkungan Dua Perusahaan Tambang

Diketahui, dua perusahaan ini berada di bawah naungan Bayan Group.

Penulis: Rafan Dwinanto |
METRONEWS.COM
Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak 

Laporan Wartawan Tribunkaltim.co, Rafan Dwinanto

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Sikap tegas diambil Gubernur Kaltim, Awang Faroek Ishak, terhadap perusahaan yang diduga tidak taat terhadap dokumen Analisa Dampak Lingkungan (Amdal).

Awang membekukan izin lingkungan dua perusahaan, yakni PT Fajar Sakti Prima (FSP) dan Bara Tabang, hingga waktu yang tidak ditentukan.

Diketahui, dua perusahaan ini berada di bawah naungan Bayan Group.(Baca juga: Bayan Group Tegaskan Taat pada Keputusan Pemerintah)

"Benar, surat pembekuan izin lingkungan PT FSP dan Bara Tabang baru saja ditandatangani Pak Gubernur," ujar Kepala Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kaltim, Riza Indra Riadi, Jumat (21/8/2015) sore.

Sebelumnya, BLH Kaltim telah menggelar pertemuan lintas instansi guna membahas dugaan pelanggaran Amdal dua perusahaan ini. Dalam pertemuan tersebut, turut hadir pula manajemen Bayan Group.

Berdasarkan hasil rapat tersebut, BLH memutuskan menyiapkan empat alternatif sanksi, mulai dari teguran tertulis, paksaan pemerintah, pembekuan izin, dan yang terberat pencabutan izin. (*)

Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved