Karnaval Khatulistiwa

Tim Marching Band KPC Tampil 15 Menit di Hadapan Presiden Jokowi

Tim marching band yang beranggotakan 103 pemain tampil di hadapan Presiden Joko Widodo, Sabtu (22/8/2015) sekitar pukul 16.30 Wita.

YOUTUBE
Salah satu penampilan Marching Band Waditra Prima Sangatta (WPS) Kaltim Prima Coal (KPC). 

TRIBUNKALTIM.CO, PONTIANAK -  Ajang Karnaval Khatulistiwa di Pontianak, Kalimantan Barat menjadi penampilan pamungkas Marching Band Waditra Prima Sangatta (WPS) Kaltim Prima Coal (KPC) setelah tampil di Istana Negara.

Tim marching band yang beranggotakan 103 pemain tampil di hadapan Presiden Joko Widodo, Sabtu (22/8/2015) sekitar pukul 16.30 Wita.

Sebelum bergerak ke dermaga pelabuhan Sungai Kapuas untuk melepas karnaval air, Jokowi sempat menyambangi tim MB WPS-KPC. Ia menyalami salah satu pemain timpani, Fitri Hadi Susanto. Presiden Jokowi juga melambai pada pemain lainnya.

Dipimpin filed commander Jhoni Nainggolan, dengan dua asistennya, Roseva Rahmawati Maha dan Silvian Bayu Kartika, marching band asal Sangatta, Kutai Timur ini membawakan penampilan bertema Jalesveva Jayamahe. Mengandung makna kekuatan dan kejayaan dari sisi maritim dan kelautan.

Baca:Marching Band WPS-KPC Diminta Jokowi Tampil Lagi di Pontianak ...

"Penampilan terbagi dalam tiga gerakan. Gerakan pertama, merupakan penggambaran suasana denyut nadi kehidupan anak negeri di tanah air tercinta, Indonesia. Gerakan kedua, menggambarkan musikal serta visual tentang berbagai ancaman kedaulatan wilayah NKRI dari berbagai sisi, terutama di lautan. Dan gerakan ketiga sekaligus penutup, menggambarkan suasana penegakan kedaulatan NKRI melalui kemaritiman," ungkap Superintendent Public Communication, Yordhen Ampung yang ikut mendampingi Tim MB WPS-KPC di Pontianak.

Sama seperti penampilan di Istana Negara, semua gerakan dibawakan dalam waktu sekitar 15 menit dengan beberapa lagu perjuangan yang dibawakan secara medley. Di antaranya, Nyiur Melambai dan Tanah Airku.

Senada, Manager Tim MB WPS Sugeng Bashori mengatakan keberhasilan tim MB WPS-KPC dalam dua kali penampilan di peringatan HUT ke 70 RI adalah buah dari semangat berlatih yang dilakukan dalam tiga bulan terakhir.

Usai tampil, tim MB WPS-KPC langsung kembali ke hotel tempat mereka bermalam untuk melakukan persiapan kepulangan.
Kemarin, ribuan warga Pontianak turun ke jalan menyaksikan Karnaval Khatulistiwa. Peserta karnaval dilepas Gubernur Kalimantan Barat Cornelis dari Rumah Radakng Pontianak ditandai dengan memukul beduk.

Presiden Jokowi bersama Ibu Negara Iriana, Gubernur Cornelis didampingi istrinya menaiki kendaraan karnaval pertama berhiaskan burung Enggang. Tampak Jokowi langsung menyapa dengan melambaikan tanggan di hadapan ribuan warga yang berdiri di sepanjang jalan.

Baca: Akan Tampil di Istana Negara, Marching Band WPS Ditinjau Tim ...

Teriakan histeris terdengar dari warga Pontianak ketika bertemu langsung dengan Presiden Jokowi.

"Pak Jokowi, Pak Jokowi, Pak Jokowi..."" teriak histeris warga. Presiden yang merakyat ini langsung menghamburkan baju kaos warna merah.

Jokowi terlihat gagah mengenakan kemeja putih lengan panjangnya dengan rompi khas suku Dayak. Sementara Ibu Negara Iriana Jokowi tampak cantik juga dengan mahkota khas suku Dayak di kepalanya. Hadir pula Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan, Kepala Polri Jenderal Badrodin Haiti, dan Panglima TNI Gatot Nurmantyo.

"Tadi saya lihat ribuan orang berjajar di jalan. Saya ucapkan terima kasih atas kerjasamanya agar terselenggara karnaval ini," ujar Presiden Jokowi. (*)

***

UPDATE berita eksklusif, terbaru, unik dan menarik dari Kalimantan. Cukup likes fan page  fb TribunKaltim.co  atau follow twitter  @tribunkaltim 


Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved