Ibadah Haji 2015
Jangan Kembali ke Raudhah Saat Bersiap Tinggalkan Madinah
Hal tersebut penting supaya tidak ada jamaah yang tertinggal.
TRIBUNKALTIM.CO - Sektor Khusus Madinah PPIH Arab Saudi mengingatkan agar jamaah tidak kembali ke Masjid Nabawi untuk ke Raudhah saat akan diberangkatkan ke Mekah.
Hal tersebut penting supaya tidak ada jamaah yang tertinggal.
“Memang jamaah ada yang proses datang dan ada yang proses pergi ke Makkah pada hari kesembilan nanti. Masalahnya suka ada jamaah yang kembali ke Raudhah saat akan diberangkatkan ke Makkah,” kata Kepala Sektor Khusus Madinah, Syafruddin Tanjung, Selasa (25/8/2015).
Dikatakan dia, pihaknya sudah mengantisipasi tersebut dengan membicarakannya pada saat pertemuan dengan Daker Madinah.
Pihaknya akan dibantu sektor-sektor lain yang berada di pemondokan untuk mensosialisasikan kepada jamaah yang akan berangkat ke Makkah tidak perlu kembali ke Raudhah. (Baca juga: Inilah Jadwal Keberangkatan Haji Tahun 2015)
Untuk saat ini, sektor khusus fokus mengantisipasi jamaah yang tersesat seusai melakukan ibadah di Masjid Nabawi.
Kebanyakan kondisi jamaah tersesat terjadi pada malam hari ketika jamaah selesai menjalankan ibadah shalat isya di Masjid Nabawi.
Jamaah tersesat didominasi para lanjut usia. Meskipun demikian ditegaskannya pada musim haji tahun ini jamaah tersesat menurun drastis dari musim haji tahun sebelumnya yang mencapai ratusan orang.
"Perbandingan jamaah tersesat tahun ini lebih sedikit dibanding tahun lalu. Dalam tiga hari ini jamaah yang tersesat rata-rata perharinya hanya belasan orang. Kalau tahun lalu itu mencapai seratus orang lebih," ungkap Syafruddin.
Menurunnya angka jamaah yang tersesat tersebut mengindikasikan bila jamaah Indonesia semakin cerdas dan sabar saat menjalankan ibadah du tanah suci.
Para jamaah disarankan melakukan orientasi jalan dan hotel sebelum masuk ke Masjid Nabawi sehingga jumlah jamaah tersesat bisa diminimalisir.
Orientasi jalan dan pemondokan selalu disosialisasikan petugas kloter, ketua regu, dan KBIH.
Selain itu jamaah pun selalu ditekankan untuk senantiasa bersama-sama. Bila belum berkumpul sebaiknya ditunggu terlebih dahulu kelompoknya.
"Memang ini jamaah kita tekankan supaya berkelompok, sebaiknya ditunggu temannya yang belum keluar dari Masjid Nabawi," ucapnya. (*)
***
UPDATE berita eksklusif, terbaru, unik dan menarik dari Kalimantan. Cukup likes fan page fb TribunKaltim.co atau follow twitter @tribunkaltim
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/penyambutan-jamaah-haji-oleh-muassasah-adila_20150825_150621.jpg)