Berita Pemkab Kutai Timur

MB WPS Tampil Memukau di Istana Negara dan Karnaval Khatulistiwa

Saat parade senja, Presiden Jokowi menyaksikan pertunjukan hingga selesai dan memberikan standing applause atas penampilan MB WPS-KPC.

HO_HUMAS SETKAB KUTIM
MB WPS KPC saat tampil di Istana Negara 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Prestasi yang ditorehkan Marching Band Waditra Prima Sangatta, Kaltim Prima Coal (MB WPS-KPC) memang tak diragukan lagi. Penampilan memukau dari MB WPS-KPC pun mendapat pengakuan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Saat parade senja, Presiden Jokowi menyaksikan pertunjukan hingga selesai dan memberikan standing applause atas penampilan MB WPS-KPC.

Setelah menjadi pengisi acara saat Parade Senja atau upacara penurunan Bendera Merah-Putih di Istana Negara, MB WPS-KPC kembali diundang Presiden RI ketujuh tersebut untuk tampil pada Karnaval Khatulistiwa di Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar), 22 Agustus lalu.

Chief Operating Officer (COO) PT KPC, Muhammad Rudy, mengatakan pemberitahuan undangan tersebut didapat setelah penurunan bendera di Istana Negara.

Melalui surat yang diserahkan Kementerian Sekretariat Negara RI (Mensesneg) nomor B-428/Ka.Setpres/KK.07/08/2015, Presiden Jokowi mengharapkan partisipasi MB WPS-KPC dalam Karnaval Khatulistiwa di Pontianak.

Manajemen PT KPC pun langsung mengadakan rapat persiapan sebagai tindak lanjut surat tersebut bersama official. “Keputusannya, perusahaan siap mendukung dengan menyediakan segala akomodasi seluruh tim dan peralatan menuju Pontianak,” ucap Rudy. (Baca juga: Marching Band WPS-KPC Diminta Jokowi Tampil Lagi di Pontianak)

Namun ternyata pihak Pemerintah Indonesia sudah menyiapkan pesawat khusus, yakni Hercules, untuk MB WPS-KPC agar bisa hadir sesuai dengan jadwal di Pontianak.

Karena pemanggilan MB WPS-KPC sebagai tamu bersifat mendadak, penampilan MB WPS-KPC pun digelar khusus di depan presiden Jokowi, dan tidak mengikuti rangkaian karnaval dari awal hingga akhir.

“Ini merupakan suatu kebanggaan, karena bisa tampil hingga dua kali di hadapan orang nomor satu di Indonesia,” tambahnya.

Dirinya sangat mengapresiasi penampilan sebagai buah dari kerja keras para putra-putri Kutim sehingga bisa mengharumkan nama daerah ini di kancah nasional.

Menurut Manajer YPPSB, Ria Marwoto, penampilan yang diberikan MB WPS-KPC di hadapan Presiden termasuk yang paling unik. Pasalnya mereka mengusung motto TNI Al yakni Jalesveva Jayamahe atau di Lautan Kita Jaya.

Selain itu, penampilan istimewa dari dua penyanyi membuat penampilan MB WPS-KPC makin apik. “Karena saat ini pemerintah sedang giat untuk memaksimalkan potensi kelautan sehingga penampilan MB WPS-KPC dianggap unik,” ujar Ria.

Sekedar diketahui, perjalanan MB WPC KPC mengharumkan nama Kutim dimulai Desember 2014 lalu saat menjadi juara kedua dalam Grand Prix Marching Band (GPMB) di Jakarta.

Sebagai hadiah, para personil mendapat tiket untuk tampil dalam upacara penurun bendera dalam peringatan HUT ke 70 RI. Sesuai jadwal pada Rabu (12/8) 140 personil yang terdiri dari 103 orang pemain dan 37 orang official berangkat ke Jakarta.

Halaman
12
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved