Breaking News:

Nilai Tukar Rupiah

Dollar Menguat, Penukaran Kurs Malah Menurun

Laju nilai tukar rupiah terhadap dolar AS kembali mengalami tekanan dan masih berada di atas level Rp 14.000 per dolar AS.

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Petugas memperlihatkan pecahan dolar AS yang akan ditukarkan di salah satu gerai penukaran mata uang asing di Kawasan Blok M, Jakarta, Senin (24/8/2015). Nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS dibuka di kisaran Rp 14.006 dan sempat mencapai posisi tertinggi pada level Rp 14.017 karena imbas dari perang mata uang (currency wars). 

TRIBUNKALTIM.CO - Asosiasi Pedagang Valuta Asing (APVA) Bali menyatakan bahwa kurs dollar AS yang mencapai Rp 14.000 tidak berpengaruh besar terhadap penukaran rupiah di Bali.

Ketua APVA Bali, Ayu Astuti Dhama mengaku bahwa saat ini transaksi penukaran dollar tidak mengalami kenaikan, bahkan cukup menurun.

"Untuk di Bali transaksi penukaran valuta asing dipengaruhi oleh tingkat kunjungan wisatawan mancanegara. Sekarang ini kunjungan wisatawan tidak seramai liburan beberapa waktu lalu atau bulan sebelumnya, masih biasa-biasa saja," kata Ayu saat dihubungi via telepon, Selasa (25/8/2015).

Ia menyatakan bahwa tidak banyak orang lokal maupun wisatawan mancanegara yang ramai-ramai menukarkan uangnya kepada anggotanya. (Baca juga: Rupiah Terus Anjlok, BI Siap Lakukan Intervensi)

"Transaksi penukaran valas sekarang ini masih stabil. Kalau di Bali tidak ada spekulan yang ketika mendengar kabar dolar naik, tiba-tiba langsung berhamburan menukarkan uangnya itu tidak," ujarnya.

Saat ini, ia bersama anggotanya telah berupaya untuk dapat menjual valas dengan menggunakan split atau pembagian, yang awalnya hanya 30 dijadikan 70.

Split adalah selisih antara kurs riil dengan kurs yang diberikan kepada konsumen.

"Di sini kami hanya menjaga supaya tidak ada intervensi saja, kami sangat menjaga itu. Sebab dulu itu pernah kami diintervensi oleh pemerintah, yang awalnya satu dollar (AS) itu Rp 13.800 menjadi Rp 13.600," paparnya.

Kini di Level Rp 14.102

Laju nilai tukar rupiah terhadap dolar AS kembali mengalami tekanan dan masih berada di atas level Rp 14.000 per dolar AS.

Halaman
12
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved