Ibadah Haji
Mendaftar Haji di Banjarnegara, Berangkatnya Gabung Kloter PPU
"Di sana antre hanya 4 tahun, beda dengan PPU sampai 10 tahun," ucapnya
Penulis: Samir |
Laporan wartawan TribunKaltim.co, Samir Paturusi
TRIBUNKALTIM.CO, PENAJAM - Dua calon haji (calhaj) kloter 8 asal Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) yakni Aslan dan Rahayu Astuti merupakan jamaah mutasi asal Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah.
Keduanya bergabung dengan 100 calhaj PPU lainnya. Aslan merupakan pegawai Dinas Pertanian dan Peternakan PPU. Pada awalnya, ia ingin mendaftar lewat PPU, namun antre untuk diberangkatkan, butuh waktu lebih 10 tahun.
Setelah itu, ia memutuskan untuk mendaftar di Kabupaten Banjarnegara yang juga kampung halaman istrinya.
"Di sana antre hanya 4 tahun, beda dengan PPU sampai 10 tahun," ucapnya.
BACA JUGA: Alhamdulillah, Ongkos Naik Haji Termurah Rp 10,5 Juta
Setelah dipastikan berangkat haji tahun ini, Aslan kemudian meminta mutasi dan digabungkan dengan calhaj PPU. Bahkan, manasik haji juga ikut di Penajam.
"Sebentar saja waktu urus mutasi pindah di PPU, dan tidak keluar biaya," kata Aslan, saat berada di Stadion PPU jelang pelepasan menuju Embarkasi Haji Balikpapan, Senin (31/8/2015). (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/aslan_20150831_091353.jpg)