Dipukuli karena Status Facebook, dan Dibui 1 Malam, Andri Pulang ke Jakarta

Setelah semalam tidur di jeruji besi, Andri Rudiyanto (30) dapat kembali menghirup udara bebas.

Dipukuli karena Status Facebook, dan Dibui 1 Malam, Andri Pulang ke Jakarta
TRIBUNKALTIM.CO/CHRISTOPER DESMAWANGGA
Andri Rudiyanto (30) diamankan oleh jajaran Polsekta Samarinda Utara, Selasa (8/9/2015). 

Laporan wartawan TribunKaltim.co, Christoper Desmawangga

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Pemilik akun facebook 'Andri Anto Dark' akhirnya dibebaskan oleh pihak kepolisian.

Namun, pemuda yang telah membuat sebagian warga Samarinda gusar akibat status facebook yang dinilai menghina itu, memilih kembali ke Jakarta.

Setelah semalam tidur di balik jeruji besi, Andri Rudiyanto (30) dapat kembali menghirup udara bebas.

Namun, dia tetap was-was dan khawatir keluar dari sel Polsekta Samarinda Utara, karena dirinya meyakini masih banyak warga Samarinda yang kesal terhadap dirinya.

"Untuk apa lagi saya di Samarinda kalau warga sini tidak menginginkan saya tinggal. Dari pada saya celaka, saya pilih pulang ke Jakarta," ucapnya, Rabu (9/9/2015).

BACA JUGA: Gara-gara Memosting Status di Facebook, Andri Babak Belur Dipukuli Warga

Salah satu status yang ditulis oleh akun facebook Andri Anto Dark. (Foto: Facebook)

Sebelum berada di sel Polsekta Samarinda Utara, Andri sempat mendapatkan bogem mentah dari beberapa warga yang tidak terima dengan statusnya di beranda facebook. Jidat Andri pun akhirnya harus mendapatkan jahitan karena robek, sehabis dipukul warga menggunakan batu akik.

Andri pun menjelaskan, perihal tulisan statusnya di facebook yang menyebabkan dirinya diamuk oleh massa.

Menurutnya, statusnya tersebut ia tulis dalam keadaan emosi karena pekerjaanya selalu diremehkan oleh sebagian warga.

Halaman
123
Penulis: Christoper Desmawangga
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved