Ibadah Haji
Seorang Jemaah Haji Indonesia Tewas akibat Badai Ekstrem Mekkah
“Seorang di antaranya jamaan haji asal Medan. Saya sudah mengonfirmasi kepada petugas haji di sini, namun belum diketahui namanya,” ujar
TRIBUNKALTIM.CO - Badai esktrem yang terjadi di Kota Mekkah, Arab Saudi merenggut puluhan jiwa. Sebagian di antaranya, jemaah haji dari berbagai negara.
“Seorang di antaranya jamaan haji asal Medan. Saya sudah mengonfirmasi kepada petugas haji di sini, namun belum diketahui namanya,” ujar penyiar KompasTV yang berada di Mekkah, Jumat (11/9/2015) sore, atau dinihari Sabtu (12/9/2015) Wita.
Badai ekstrem yang ditandai angin bertiup kencang, diperkirakan mencapai 200 kilometer per jam, merobohkan menara dan alat berat crane.
BACA JUGA: BREAKING NEWS - Crane Terjatuh Tewaskan 62 Jamaah Haji di Masjidil Haram
HAND-OUT - Badai ekstrem berupa angin kencang dan hujan lebat menimpa Kota Mekkah, Jumat (11/9/2015) waktu setempat, atau Sabtu dinihari Wita. Kecepatan angin mencapai 200 kilometer per jam.
Data sementara sebanyak 62 orang tewas dan 30 luka-luka akibat alat berat (crane) jatuh di Masjidil Haram Mekkah Arab Saudi, Jumat (11/9/2015), sore waktu setempat.
Namun belum dipastikan jemaah haji yang jatuh berasal dari negara mana.
BBACA JUGA: Usai Badai Pasir, Petir, Angin Kencang dan Hujan Es Landa Mekkah
Seorang jemaah Indonesia, korban badai di Kota Mekkah.
Informasi lainnya menyebut, sebanyak 11 jemaah haji asal Indonesia turut menjadi korban akibat jatuhnya crane (alat berat proyek) bangunan yang menimpa Masjidil Haram, Mekkah.
"Kondisi luka-luka," ujar Anwar, seorang jemaah haji Indonesia, kepada Metro TV, Jumat. Saat ini, Anwar berada di rumah sakit terdekat yang menjadi rujukan.
Pada kesempatan itu, Anwar menegaskan, tak ada jemaah WNI yang meninggal akibat peristiwa tersebut.
Ia mengatakan, dua jemaah asal Medan menderita kritis. Sementara itu, satu jemaah asal Yogyakarta terinjak-injak ketika alat berat tersebut menghantam bangunan.
Crane terjatuh akibat badai dan hujan deras di Mekkah. Saat kejadian, jemaah tengah melakukan persiapan untuk melaksanakan shalat maghrib.
Dilaporkan kantaor berita AFP, di media sosial beberapa foto menunjukkan jemaah haji yang sedang menunaikan ibadah tampak berlumuran darah.
ACA JUGA: Innalillahi, Jamaah Calon Haji Asal Kutim Meninggal di Tanah Suci
HAND-OUT - Badai ekstrem berupa angin kencang dan hujan lebat menimpa Kota Mekkah, Jumat (11/9/2015) waktu setempat, atau Sabtu dinihari Wita. Kecepatan angin mencapai 200 kilometer per jam.
Insiden itu terjadi saat ratusan ribu umat Islam mulai memasuki Masjidil Haram untuk menunaikan rangkaian ibadah haji tahun ini.
Jatuhnya crane ini akibat cuaca ekstrem melanda Mekkah, Arab Saudi. Di wilayah yang biasanya panas terik matahari kini justru turun hujan es. (Tribunnews.com/Kompas.tv)
***
UPDATE berita eksklusif, terkini, unik dan menarik dari Kalimantan.
Like fan page fb TribunKaltim.co
dan follow twitter @tribunkaltim
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/badai-di-mekkah-4_20150912_013048.jpg)


