Masyarakat Desa Kini Bisa Kelola Hutan

"Sebenarnya, semangat HPHD ini untuk menyejahterakan masyarakat sekitar hutan," kata Momo.

Penulis: Rafan Dwinanto |
TRIBUN KALTIM / RAFAN DWINANTO
Kasi Pengelolaan Hutan, Dishut Kaltim, Duratma Momo 

Laporan Tribun Kaltim, Rafan A Dwinanto

TRIBUNKALRIM.CO, SAMARINDA - Masyarakat desa yang bermukim di sekitar hutan kini bisa mengakses sumber daya hutan yang ada di lingkungannya.

Hal ini terungkap dalam sosialisasi Peraturan Gubernur (Pergub) Kaltim Nomor 15 Tahun 2015, tentang Penerbitan Hak Pengelolaan Hutan Desa (HPHD). Sosialisasi ini berlangsung di Hotel Seylica, Samarinda, Selasa (29/9/2015).

Kepala Seksi (Kasi) Pengelolaan Hutan, Dinas Kehutanan (Dishut) Kaltim, Duratma Momo, mengatakan HPHD hanya bisa diterbitkan di Hutan Produksi Tetap dan Hutan Lindung.

"Sebenarnya, semangat HPHD ini untuk menyejahterakan masyarakat sekitar hutan," kata Momo. (Baca juga: Musim Kemarau, Ali Naikkan Harga Air Tandonnya Seratus Persen)

Berbeda dengan HPHD di Hutan Produksi Tetap, untuk HPHD di Hutan Lindung, kata Momo, masyarakat dibatasi hanya boleh memanfaatkan hasil hutan non kayu.

"Misalnya aktivitas pariwisata. Atau menanam dan memanen rotan, tanaman obat dan lainnya. Yang penting tidak boleh menebang. Nah, sementara HPHD di Hutan Produksi, boleh menebang kayu," papar Momo.

Namun, luasan hutan yang bisa dijadikan HPHD di Kaltim, lanjut Momo, cenderung terbatas.

"Ya karena Hutan Produksi sudah banyak dikuasai HPH. Yang masih bisa banyak diterbitkan HPHD itu di Hutan Lindung. Paling tersisa sekitar 500 ribu hektare," ungkap Momo. (*)

***

UPDATE berita eksklusif, terkini, unik dan menarik dari Kalimantan.

Like fb TribunKaltim.co 

Follow  @tribunkaltim 

Tonton Video Youtube TribunKaltim


Sumber: Tribun Kaltim
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved