Gara-gara Tak Pinjamkan Ambulans, Kepala Puskesmas Dicopot
"Saya sudah jalankan SOP penggunaan Ambulans tapi kenapa bawahan yang dikorbankan," kata Suherlan.
TRIBUNKALIM.CO - Kepala Puskesmas Lappadata, Kecamatan Sinjai Tengah, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan Suherlan dicopot dari jabatannya oleh Bupati Sinjai, Sabirin Yahya, Rabu (30/9/2015).
Suherlan dicopot sebagai Kepala Puskesmas Lappadata pascaperistiwa warga di Desa Matunrung Tellue, Ambo Enre membonceng dengan sepeda motor mayat Masra Nurhidayah dari Puskesmas Lappadata ke rumah duka.
Pihak puskesmas waktu itu tidak memperbolehkan menggunakan ambulans dengan alasan Puskesmas tidak memiliki ambulans untuk mengangkut mayat.
Ambulans yang ada hanya digunakan untuk rujukan RSUD Sinjai
Dikonfirmasi mengenai pencopotan tersebut, Kepala Puskesmas Lappadata, Suherlan menyampaikan bahwa dirinya sudah menjalankan Standard Operating Procudure (SOP) penggunaan Ambulans.
Ia menyayangkan karena sudah menjalankan SOP tetapi dirinya tetap kena pencopotan sebagai kepala Puskesmas.
"Saya sudah jalankan SOP penggunaan Ambulans tapi kenapa bawahan yang dikorbankan," kata Suherlan. (*)
***
UPDATE berita eksklusif, terkini, unik dan menarik dari Kalimantan.
Like fb TribunKaltim.co
Follow @tribunkaltim
Tonton Video Youtube TribunKaltim
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/nunukan_puing-kebakaran_mobil-pmi.jpg)