Selasa, 7 April 2026

Gara-gara Tak Pinjamkan Ambulans, Kepala Puskesmas Dicopot

"Saya sudah jalankan SOP penggunaan Ambulans tapi kenapa bawahan yang dikorbankan," kata Suherlan.

TRIBUN KALTIM / NIKO RURU
ILUSTRASI: Ambulans milik PMI yang disiagakan di Posko Tanggap Darurat Bencana Kebakaran RT 24, Kelurahan Nunukan Barat, Kecamatan Nunukan. 

TRIBUNKALIM.CO - Kepala Puskesmas Lappadata, Kecamatan Sinjai Tengah, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan Suherlan dicopot dari jabatannya oleh Bupati Sinjai, Sabirin Yahya, Rabu (30/9/2015).

Suherlan dicopot sebagai Kepala Puskesmas Lappadata pascaperistiwa warga di Desa Matunrung Tellue, Ambo Enre membonceng dengan sepeda motor mayat Masra Nurhidayah dari Puskesmas Lappadata ke rumah duka.

Pihak puskesmas waktu itu tidak memperbolehkan menggunakan ambulans dengan alasan Puskesmas tidak memiliki ambulans untuk mengangkut mayat.

Ambulans yang ada hanya digunakan untuk rujukan RSUD Sinjai

Dikonfirmasi mengenai pencopotan tersebut, Kepala Puskesmas Lappadata, Suherlan menyampaikan bahwa dirinya sudah menjalankan Standard Operating Procudure (SOP) penggunaan Ambulans.

Ia menyayangkan karena sudah menjalankan SOP tetapi dirinya tetap kena pencopotan sebagai kepala Puskesmas.

"Saya sudah jalankan SOP penggunaan Ambulans tapi kenapa bawahan yang dikorbankan," kata Suherlan. (*)

***

UPDATE berita eksklusif, terkini, unik dan menarik dari Kalimantan.

Like fb TribunKaltim.co 

Follow  @tribunkaltim 

Tonton Video Youtube TribunKaltim


Sumber: Tribunnews
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved