Diet

Cek Minuman Anda Sehari-hari, Apakah Sahabat atau Musuh Diet

Sayangnya, pola makan sehat ini kerap tak diimbangi dengan pola minum sehat.

Cek Minuman Anda Sehari-hari, Apakah Sahabat atau Musuh Diet
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi 

TRIBUNKALTIM.CO - Saat ingin menurunkan berat badan, kebanyakan orang lebih fokus dalam menjaga asupan makanan mereka. Memilih nasi merah ketimbang nasi putih, memilih sayur dan buah ketimbang junk food, atau menghindari untuk makan terlalu malam misalnya.

Sayangnya, pola makan sehat ini kerap tak diimbangi dengan pola minum sehat. Padahal, minuman yang tepat bisa mengoptimalkan metabolisme tubuh, menahan nafsu makan, hingga mengurangi kalori.

Sebaliknya, minuman yang salah, bisa membuat kalori yang masuk ke dalam tubuh melonjak naik. Rata-rata orang Amerika saja, biasa memilih minuman yang jumlah kalorinya mencapai 1 hingga 5 kali kebutuhan kalori harian mereka. Jadi, mana minuman terbaik dan terburuk untuk diet Anda?

soda = musuh diet

Sebotol soda hanya akan menyumbang ratusan kalori kosong tanpa nilai gizi. Menggantinya dengan diet soda mungkin terlintas di benak Anda. Namun, efektivitas diet soda sampai kini masih menimbulkan kontroversi. Ada pihak yang merasa diet soda membantu untuk penurunan berat badan dalam jangka pendek, ada pula yang merasa jenis soda ini malah membuat berat badan naik.

Baca: Mau Langsing Terus? Ini Cara Rahasianya

Air putih = sahabat diet

Tak ada pilihan terbaik selain mengganti minuman manis kemasan dengan segelas air putih. Anda seakan telah menyelamatkan tubuh dari ratusan kalori yang tak berguna. Bahkan, minum dua gelas air putih sebelum makan bisa membantu perut merasa kenyang, membuat makan tak terlalu banyak. Selain itu, air putih juga bisa membantu tubuh memaksimalkan metabolisme, membakar kalori menjadi energi.

Jus buah = sahabat dan musuh diet

Kalori dalam segelas jus buah hampir sama dengan kalori sebotol soda. Bedanya, jus buah menawarkan banyak nutrisi, seperti vitamin dan antioksidan. Jus buah sudah tentu bisa menjadi sahabat bagi diet, dengan syarat, jus buah yang dipilih berasal dari buah alami tanpa tambahan gula.

Halaman
1234
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved