Berita Eksklusif

Di Program Sejuta Rumah Ini, Tipe 36 Dibanderol Rp 135 Juta

Proses pembangunan sejuta rumah murah yang dicanangkan pemerintahan Joko Widodo telah menyentuh Kota Beriman, Selasa (13/10/2015).

Di Program Sejuta Rumah Ini, Tipe 36 Dibanderol Rp 135 Juta
TRIBUN KALTIM/CORNEL DIMAS
Program sejuta rumah untuk rakyat mulai dibangun. Rumah murah ini khusus untuk masyarakat berpenghasilan tidak lebih dari Rp 4,5 juta sebulan. 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Proses pembangunan sejuta rumah murah yang dicanangkan pemerintahan Joko Widodo telah menyentuh Kota Beriman, Selasa (13/10/2015).

Hunian murah bersubsidi itu bernama perumahan D'Pondok Indah Al-Ikhlas yang rencananya terletak di Jalan Batu Ratna, Kelurahan Karang Joang, Kecamatan Balikpapan Utara, Kalimantan Timur. Pembangunan rumah murah tersebut dilaksanakan pengembang atas nama PT Anugerah Persada Prima Jaya. Melalui staf pemasarannya, Anwar mengatakan rumah murah yang dibangun berjenis rumah tapak tipe 32 dan 36.

Harga berkisar Rp 135 - 167 juta. "Perinciannya sebagai berikut, untuk rumah tipe 32 harganya 135 juta dengan uang muka 16 juta, dicicil 12 kali. Sedangkan tipe 36 harganya 167 juta, uang muka 48 juta, dicicil 12 kali. Angsuran untuk kedua tipe ini 800 ribu selama 20 tahun," ungkap Anwar.

Pengembang yang baru mempromosikan hunian tersebut satu bulan lalu, langsung diburu para pencari rumah murah.Menurut Anwar saat ini sudah laku 46 unit rumah murah dari 80 rumah yang akan dibangun. Saking positifnya respon masyarakat, 46 unit rumah yang laku itu semuanya bertipe 32. Artinya tidak ada lagi stok untuk rumah tipe 32 yang dipasarkan. Sehingga hanya tersisa pemesanan untuk tipe 36.

Baca: Pria Ini Menanti Empat Tahun untuk Dapatkan Rumah Murah

"Saat ini sudah laku 46 unit namun pembangunannya indent. Belum ada yang dibangun. Karena tunggu DP selesai baru dibangun dan menunggu persetujuan dari Bank," ucapnya. Pantauan Tribun Kaltim ke lokasi, tak terlihat pengerjaan pembangunan hunian murah bersubsidi. Lahan tersebut masih berbentuk hutan yang didominasi pohon karet. Hanya ada satu bangunan berdiri di tempat itu, tak lain tak bukan adalah kantor pemasaran pengembang perumahan tersebut.

Rencananya akan dibangun fasilitas pendukung di perumahan subsidi, antara lain tempat ibadah, kolam resapan, dan taman bermain. Namun menurut Anwar pihaknya masih memprioritaskan penyelesaian bangunan rumah murah.Rumah murah, akan mengambil konsep desain minimalis modern.

"Bahan dinding menggunakan batako, dengan pondasi batu gunung pancang ulin. Penutup atap berbahan genteng flat atau metal," katanya.Fisik rumah saat siap dihuni yaitu tanpa langit-langit atau plafon. Di bagian luar dan dalam belum diplester kecuali bagian muka. Keunggulannya adalah rumah tidak couple atau gandeng dengan rumah lain di sebelahnya.

Baca: 3.500 Unit Rumah Murah Ini Hanya untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah!

Anwar mengatakan rumah yang disubsidi pemerintah tidak disertai keramik, namun bagian lantainya berbahan rabat beton. "Begitu DP selesai rumah akan dibangun. Lalu serah terima kunci dan konsumen bisa langsung menempati rumah. Setelah itu baru bayar cicilan 800 ribu per bulan. Untuk air masih pakai sumur, tapi perencanaan pakai PDAM sudah disiapkan 300 meter dari pipa induk. Listrik sudah punya 6 tiang yang kita tarik sendiri dengan daya 1.300 watt tiap rumah," ucapnya.

Tak sembarang orang dapat memiliki rumah murah lantaran khusus diperuntukkan bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR). Penghasilan tak boleh lebih dari 4,5 juta per bulan.

Akses menuju perumahan tak sulit. Pasalnya perumahan terletak di pertengahan jalur alternatif penghubung kilo 6 dan kilo 11 Jl. Soekarno-Hatta. Dari kilo 11, masuk ke gapura dekat SD kira-kira 3 km jaraknya. Sedangkan dari kilo 6, patokannya ke arah SMPN 11 sampai melewati gapura Bali sekitar 4 km jaraknya. (*)

***

UPDATE berita eksklusif, terkini, unik dan menarik dari Kalimantan. Like fb TribunKaltim.co  Follow  @tribunkaltim  Tonton Video Youtube TribunKaltim

Penulis: Cornel Dimas Satrio Kusbiananto
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved