Berita Video

VIDEO- Selundupkan Narkoba Dalam Perut, Pemuda Ini Tewas di Pesawat

Seorang pemuda Brasil bernama Kennedy dos Santos Gurjao, 24, meninggal di pesawat. Diduga kapsul narkoba yang akan diselundupkan di perutnya pecah.

mirror.co.uk
Inilah foto dari facebook bernama John Kennedy dos Santos dari Brasil, yang tewas dalam pesawat didga menelan narkoba di dalam perutnya. 

SEORANG pemuda bernama John Kennedy dos Santos Gurjao, 24, yang dikabarkan menggiti penumpang lain di pesawat tampak terbaring di kursi pesawat. Tubuhnya gemetar sebelum dinyatakan meninggal di bandara Cork, di mana penerbangan Aer Lingus.

Pemuda itu berteriak melolong dan tubuhnya bergetar keras, saat dia terbaring sekarat di kursi pesawat Airbus A320-300 Aer Lingus, akhirnya meninggal dunia. Diyakini dia menelan narkoba selundupan senilai £ 43.000 (sekitar Rp 86 juta) di dalam perutnya.

Seorang saksi mata syok, saat menyaksikan bagaimana tragis kondisi pemuda Brasil, 24, jelang merenggang nyawa di atas pesawat. Dia adalah Kenenedy dos Santos Gurjao. Pemuda ini akhirnya meninggal dunia, setelah meraung-marung kesakitan dan sempat menggigit seorang penumpang lainnya di dalam pesawat.

mirror.co.uk
Inilah tampang Kennedy dos Santos Gurjao, 24, pemuda asal Brasil yang tewas  diduga akibat berusaha menyelundupan narkoba dengan cara menelan. Kapsul diperkirakan pecat di dalam lambung sehingga dia meninggal dunia.

Saksi mata itu John Leonard mengungkapkan bahwa korban meraung dalam pesawat E1485 penerbangan dari Lisboa ke Dublin, Minggu malam, demikian Irlandia Mirror melaporkan.

dailymail.co.uk
Petugas bandara melakukan pemeriksaan dan mengangkut penumpang yang dalam kondisi sekarat, diduga seorang pemuda berusia 24 tahun penumpang itu menelan narkoba senilai ratusan juta rupiah di dalam perutnya.

Seorang wanita berkebangsaan Portugis memegang paspor Angola, diyakini jadi teman bepergian bersama korban, ditangkap setelah ditemukan 2 kg narkoba di bagasi ketika pesawat mendarat darurat di Bandara Cork.

John Leonard mengungkapkan: "Dia meraung membuat gaduh, suara macam ini belum pernah saya dengar sebelumnya. Tidak berteriak dalam arti keras-keras sama seperti saat kita sakit, melainkan muncul suara parau, merintih menyedihkan."

Ketika dilakukan pemeriksaan post-mortem pada tubuh korban, seorang sumber mengungkapkan: "Dia ketakutan karena di dalam perutnya berisi narkoba senilai 60.000 pound"

"Ini sangat menyedihkan. Kini sedang dilakukan penyelidikan. Pihak aparat telah menghabiskan banyak waktu mencoba untuk berhubungan dengan keluarganya melalui kedutaan."

Seorang saksi lain dijelaskan teriakan dan kegaduhan itu mulai terjadi ketika korban dalam penerbangan dari Dublin ke Portugal. Dia mulai berteriak keras dan menggigitseorang penumpang lain satu jam setelah lepas landas.

Dalam perjalanan Dublin ke Lisbon pesawat harus kembali dialihkan ke Cork, setelah orang itu mulai bertindak tidak teratur.

Disini Videonya:

Leonard mengatakan dokter sudah didatangkan untuk melakukan pemeriksaan dan berusaha menyadarkan penumpang itu. Selanjutnya dia kejang makin lebih buruk. "Dia benar-benar di tanah gemetar keras."

Leonard juga memuji 167 penumpang lainnya yang ada di dalam Airbus A320-200"luar biasa tenang". Mereka terus di pesawat selama dua jam setelah mendarat di 05:40.

Detektif kemudian menemukan "benda bubuk" bagasi penumpang. Seorang wanita turis Portugis, menggunakan paspor Angola, tadi malam diperiksa di stasiun Bandara Cork. Benda itu diyakini amfetamin, telah dikirim ke Laboratorium Negara untuk dianalisis.

Kapten mendengar keributan itu, lalu menghubungi pengendali lalu lintas udara bandaran. Pihak bandaran menyiapkan dua ambulans dan dua kru darurat terpisah. Pilot menjawab: "Ada penumpang mengamuk." lalu dilakukan evakuasi terhadap korban. (priyo suwarno)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved