Kabut Asap

Bayi Satu Tahun Itu Meninggal Karena Menderita Pneumonia Akut

Oleh karena itu, disarankan orangtua yang anaknya menderita pneumonia untuk tidak membawa anaknya keluar rumah.

Bayi Satu Tahun Itu Meninggal Karena Menderita Pneumonia Akut
SHUTTERSTOCK
Ilustrasi 

Laporan wartawan Tribun Kaltim, Junisah

TRIBUNKALTIM.CO, TARAKAN - Terkait meninggalnya Fahmi Ammar, bocah berusia satu tahun satu bulan, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tarakan, Subono Samsudi mengaku, ia sudah mendapatkan informasi dari Puskesmas Karang Rejo, bahwa anak balita yang meninggal dunia itu ternyata sudah sejak lama menderita pneumonia

"Jadi anak balita ini meninggalnya karena pneumonia akut yang memang sudah lama diderita. Kabut asap yang terjadi di Tarakan ini juga sebagai pemicu dan membuat anak balita ini menderita pneumonia akut," ucapnya, Rabu (21/10/2015) melalui telepon selulernya. (baca juga: Sempat Hujan, Pontianak Kembali Berselimut Kabut Asap )

Subono mengatakan, dengan adanya kabut asap ini, balita dan anak-anak yang telah menderita pneunomia ini sangat dikhawatirkan kondisinya. Oleh karena itu, disarankan orangtua yang anaknya menderita pneumonia untuk tidak membawa anaknya keluar rumah.

"Karena kualitas kabut asap di Tarakan ini melebihi ambang batas," katanya. (*)

***

UPDATE berita eksklusif, terkini, unik dan menarik dari Kalimantan. Like fb TribunKaltim.co  Follow  @tribunkaltim Tonton Video Youtube TribunKaltim

Penulis: Junisah
Editor: Ahmad Bayasut
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved