Kabut Asap

Jumlah Kebakaran Lahan Meningkat Dua Kali Lipat

Peningkatan kasus kebakaran sejalan dengan meningkatnya kabut asap yang menyelimuti seluruh kota Balikpapan.

Jumlah Kebakaran Lahan Meningkat Dua Kali Lipat
TRIBUN KALTIM/FACHMI RACHMAN
Situasi kabut asap tebal pada pagi hari di Kota Balikpapan. 

Laporan wartawan Tribun Kaltim, Rudy Firmanto

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balikpapan mencatat jumlah lahan terbakar Tahun 2015 hingga bulan Oktober sebanyak 154 kasus, hal ini menandakan adanya peningkatan 100 persen dibanding tahun 2014 sekitar 74 kasus.

Kepala BPBD Suseno mengatakan peningkatan kejadian kebakaran khususnya lahan di wilayah kota Minyak di dasari oleh dua faktor yakni akibat musim kemarau yang terjadi lebih lama dibanding tahun 2014 dan diduga akibat aktivitas tak bertanggung jawab masyarakat yang dengan sengaja melakukan pembakaran lahan.

"Peningkatan secara drastis jumlah kebakaran pada 3 bulan terakhir seperti Agustus ada 24 kasus dari bulan sebelumnya hanya 2 kasus, lanjut September meningkat menjadi 83 kasus dan oktober sampai hari ini tercatat 42 kasus kebakaran lahan," katanya saat ditemui usai acara City Branding Di Aula Pemerintah Kota, Rabu (20/10/2015).

Mengenai adanya unsur kesengajaan dalam kasus terbakarnya lahan, Suseno mengaku sangat sulit untuk membuktikan hal tersebut. (baca juga: Pelatih Pramuka Gerayangi 9 Siswi SMP Ketika Sedang Kemah )

"Mungkin pihak kepolisan lebih paham soal ini (sengaja dibakar) tetapi teman-teman kita dilapangan menemukan adanya dahan yang telah terpotong lebih dahulu seperti orang yang sedang membuka lahan, tapi juga akibat api yang keburu membesar sehingga menghanguskan keseluruhan sangat sulit membuktikan hal tersebut, keburu hangus," katanya.

Peningkatan kasus kebakaran sejalan dengan meningkatnya kabut asap yang menyelimuti seluruh kota Balikpapan.

Tetapi Suseno menekankan tebalnya asap merupakan kiriman dari daerah lain bukan dari kebakaran lahan yang terjadi di Balikpapan.

"Lebih besar kasus di daerah lain, asap yang kita rasakan saya pikir masih kiriman, bukan dari kebakaran akhir-akhir ini," katanya. (*)

***

UPDATE berita eksklusif, terkini, unik dan menarik dari Kalimantan. Like fb TribunKaltim.co  Follow  @tribunkaltim Tonton Video Youtube TribunKaltim

Penulis: Rudy Firmanto
Editor: Ahmad Bayasut
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved