Selasa, 7 April 2026

Aksi Edison Polisi Gadungan Berakhir Saat Nongkrong

Hasilnya pun, seluruh orang yang diperas oleh Edison dengan mengaku sebagai polisi, berhasil memberikan dirinya sejumlah uang.

TRIBUN KALTIM / CHRISTOPER DESMAWANGGA
Edison (29) ketika menujnjukan barang bukti berupa kendaraan bermotor yang telah dicurinya pada sejumlah lokasi yang berbeda-beda, pelaku pun sudah diamankan pada Mapolsekta Samarinda Ilir, Senin (2/11/2015) 

Laporan wartawan Tribun Kaltim, Christoper D

TRIBUNKALTIM.CO, SAMARINDA - Warga diminta untuk tidak mudah percaya jika ada orang yang mengaku sebagai polisi, terlebih lagi melakukan pemerasan dengan meminta sejumlah uang kepada warga.

Jajaran reskrim Polsekta Samarinda Ilir berhasil menangkap Edison (29) warga jalan Antasari, karena telah menggunakan nama kepolisian untuk melakukan pemerasan, tak hanya itu saja, Edison juga terbukti melakukan tindak pencurian kendaraan bermotor dan pencurian laptop.

Edison pun ditangkap pada kamis (29/10/2015) silam, sekitar pukul 16.30 wita di jalan KH Ahmad Dahlan, ketika dirinya sedang nongkrong dengan beberapa temanya.(baca juga: VIDEO- Arat Hosseini, Balita Ajiab dari Iran )

Tanpa perlawan Edison berhasil diingkus dan digiring menuju Mapolsekta Samarinda Ilir, jalan Bhayangkara.

Pria dua anak tersebut mengaku, selama melakukan pemerasan dengan mangaku sebagai aparat, dirinya tidak pernah menggunakan seragam, dirinya hanya modal berani dan nekat saja selama beraksi.(baca juga: Saya Menyesal Terjerat Perempuan Nakal )

Hasilnya pun, seluruh orang yang diperas oleh Edison dengan mengaku sebagai polisi, berhasil memberikan dirinya sejumlah uang.

"Sopir truk yang lagi isi bahan bakar di SPBU yang saya minta uang dengan mengaku sebagai aparat, tapi saya tidak pernah bilang saya anggota polisi. Sopir itu juga tidak banyak tanya, saya pun dapat uang ratusan saja," tuturnya, Senin (2/11/2015).

"Baru dua bulan terakhir ini saya lakukan hal itu, karena kebutuhan ekonomi," tuturnya.

Tidak hanya berpura-pura sebagai aparat, Edison juga pernah berpura-pura sebagai sales rokok dan penjual solar. Dari hasil penyidikan pihak kepolisian, terdapat 4 lokasi pemerasan yang dilakukannya, diantaranya, jalan Siradj Salman, jalan Kusuma Bangsa, jalan Sultan Sulaiman dan jalan DI Panjaitan, sekitar Rp 5,6 juta berhasil dirampas oleh Edison.

Lalu, terdapat 5 lokasi pencurian motor yang dilakukannya, yakni di jalan Aminah Syukur, jalan Pasundan, jalan Otto Iskandardinata, jalam Pasundan dan jalan Jelawat, dengan barang bukti 5 motor berhasil diamankan. Dan, terdapat 4 lokasi pencurian loptop yang dilakukannya, diantaranya, jalan Harmonika, jalan Otto Iskandardinata, jalan Arief Rahman Hakim dan jalan DI Panjaitan. (baca juga: VIDEO – Digilas Mobil, Anak Tiga Tahun Ini Selamat )

"Jadi, selain pelaku curanmor dan pencurian laptop, pelaku juga mengaku-ngaku sebagai anggota kepolisian untuk memeras. Pelaku ditangkap berkat adnaya laporan warga atas kehilangan kendaraan, setelah berhasil menangkap pelaku, lalu kami lakukan pengembangan, ternyata pelaku juga melakukan tindakan yang melanggar hukum lainnya," ucap Kapolsekta Samarinda Ili, Kompol Suryono.

Saat ini polisi tengah melakukan pengejaran terhadap rekannya yang juga beraksi bersama dengan Edison. "Kami masih lakukan pengembangan terhadap rekannya yang masih dalam pengejaran kami," tambahnya. (*)

***

UPDATE berita eksklusif, terkini, unik dan menarik dari Kalimantan. Like fb TribunKaltim.co  Follow  @tribunkaltim Tonton Video Youtube TribunKaltim

Sumber: Tribun Kaltim
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved