Kesehatan

Pria Berperut Buncit Tanda Kesuksesan, Atau?

Sosok pria berperut buncit kerap diasosiasikan dengan kesuksesan.

Thinkstockphotos
Ilustrasi 

TRIBUNKALTIM.CO - Sosok pria berperut buncit kerap diasosiasikan dengan kesuksesan. Pria yang makmur, mapan dengan pekerjaan dan materi adalah pria yang memiliki perut tambun.

Padahal, timbunan lemak di perut sangat berbahaya bagi kesehatan.

Seseorang disebut memiliki perut buncit jika ukuran lingkar pinggangnya lebih dari 95 cm pada pria dan lebih dari 80 cm pada wanita.

Lemak yang tertimbun di perut adalah lemak visceral. Bukan hanya sulit dihilangkan, lemak ini melekat di organ-organ dalam seperti ginjal, liver, dan sebagainya.

Berbagai penelitian menyebutkan lemak visceral sangat aktif dan menghasilkan hormon serta zat kimia yang bisa menyebabkan gangguan metabolisme dan juga peradangan. Nah, peradangan inilah yang dapat memicu penyakit.

Berikut adalah beberapa penyakit yang mengintai jika kita memiliki timbunan lemak di perut:

- Penyakit jantung
Lemak visceral adalah jenis lemak yang dimetabolisme oleh liver, yang akan diubah menjadi Kolesterol dan bersirkulasi dalam darah. Kolesterol jahat atau LDL ini bisa menumpuk di arteri dan membentuk plak, semacam lapisan lilin yang bisa membuat pembuluh darah lambat laun menyempit. Jika terjadi sumbatan maka akan menyebabkan serangan jantung.

- diabetes
Lemak visceral menghasilkan peradangan yang menyebabkan insulin menjadi kurang resisten sehingga kadar gula dalam darah tetap tinggi. Akibatnya risiko diabetes meningkat.

- Tekanan darah tinggi
Semakin banyak lemak, semakin tinggi darah yang akan di pompa sehingga tekana darah dalam tubuh menjadi tinggi. (Muthia Zulfa)

***


Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved