Warga Manggar Datangi DPRD Adukan Soal Pembangunan Menara BTS

Tiga orang warga Kelurahan Manggar Baru RT 01, Kecamatan Balikpapan mendatangi DPRD Kota Balikpapan, Senin (9/11/2015).

INTERNET
Ilustrasi 

TRIBUNKALTIM.CO, BALIKPAPAN -  Tiga orang warga Kelurahan Manggar Baru RT 01, Kecamatan Balikpapan mendatangi DPRD Kota Balikpapan, Senin (9/11/2015) dan diterima langsung oleh Komisi III.

Mereka minta wakil rakyat bisa memfasilitasi penghentian pembangunan menara BTS di lingkungan tempat tinggal mereka. Menurut laporan masyarakat, pembangunan menara itu berdiri tanpa persetujuan warga sekitar. Selain itu pembangunan menara juga minim informasi dan dirasakan tidak transparan.

Menanggapi hal tersebut Muhammad Taqwa, anggota Komisi III DPRD Kota Balikpapan dari Fraksi Gerindra, saat ditemui Tribunkaltim.co, mengungkapkan pihaknya akan segera menghimpun informasi dari pihak Lurah Manggar Baru terkait informasi yang diterima tersebut.

Ia meminta pihak kelurahan untuk dapat memfasilitasi warga untuk mendapatkan informasi yang benar.

“Saya sudah telepon Pak Lurah Manggar Baru saya minta kelurahan untuk memfasilitasi warga yang memohon untuk mendapatkan informasi yang benar, mereka kan minta bahwa menara itu dihentikan pembangunannya atau bahkan warga minta dirobohkan, tapi kan semua ada mekanismenya,“ jelasnya.

Baca: Resmikan 10 BTS 3G, Telkomsel Jaga Kedaulatan NKRI

Ia mengungkapkan, pembangunan menara tersebut telah mendapatkan izin yakni izin gangguan (IG) yang telah dikerluarkan oleh SKPD terkait.

Selain itu, pihaknya juga akan meminta informasi kepada pengembang untuk memberikan sosialisasi yang benar ke masyarakat secara jelas. Begitu pula masyarakat yang diharapkan dapat menerima dengan lapang dada apabila pengembang telah mendapatkan izin.

“Dalam hal ini kita minta konfirmasi kepada pihak pengembang untuk memberikan sosialisasi yang benar ke masyarakat, bukan sembunyi-sembunyi. Masyarakat juga, ketika diberikan sosialisasi, mereka bukan untuk menerima atau menolak, ketika perizinan sudah mengeluarkan maka masyarakat harus bisa menerima, cuma biasanya harus ada kompensasi, dari dampak pembangunan menara, itu yang mau kita giring sebenarnya, “ ungkapnya.

Ia menambahkan jika ada masyakat yang belum mendapatkan santunan atau kompensasi, maka hal tersebut yang nantinya akan dibantu DPRD Balikpapan.

Untuk itu ia akan meminta pihak terkait yakni, kelurahan Manggar Baru untuk mengundang kembali secara resmi masyarakat sekitar, pengembang dan pihak operator untuk sosialisasi lebih lanjut.

“Kita mau dengarkan infomasi yang obyektif bukan di satu pihak saja makanya besok saya minta Pak Lurah Manggar Baru untuk mengumpulkan kembali mengundang secara resmi, masyarakat sekitar, pengembang dan pihak operator, angota dewan nantinya akan ikut mendampingi juga, “ pungkasnya. (*)

***

  Follow  @tribunkaltim Tonton Video Youtube TribunKaltim

Penulis: Muhammad Alidona
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved