Selamat Berpisah, Betamax

Philips, Sony, Toshiba, dan Panasonic, mulai menggunakan produk ini pada tahun peluncurannya itu.

Selamat Berpisah, Betamax
Guardian.co.uk
Betamax 

TRIBUNKALTIM.CO - Anda yang hidup di era 70 hingga 90an pastilah hapal dengan kaset video dan pemutar Betamax.

Dikutip dari Guardian,co.uk, Selasa (10/11/2015), Sony memutuskan akan mengubur sejarah Betamax pada Maret 2016.

Sony takkan lagi memproduksi kaset video dan pemutar Betamax setelah 40 tahun hadir, dan 28 tahun terakhir tergusur popularitas kaset VHS dari JVC, CD, DVD, Blueray dan entah apa lagi.

Sony mengasumsikan Betamax sudah tamat di dunia.

Betamax pertama kali diperkenalkan Sony sebagai produk kaset video dengan kualitas gambar yang superior. Namun inovasi Sony ini memunculkan kompetisi bisnis yang sengit. JVC, raksasa elektronik Jepang menggagas produk lain.

Pemerintah Jepang sesungguhnya meminta pabrikan membuat dan menggunakan satu produk saja yang standar. Namun permintaan itu tak bergayung sambut, karena JVC berhasil menggandeng pabrikan kakap lain.

Matsushita, produsen elektronik terbesar di Jepang, yang bertanggung jawab atas produk Panasonic dan Nasional, Hitachi, Mitsubishi dan Sharp, menggunakan produk JVC berupa kaset VHS mulai 1976.

Kaset VHS yang bersifat lebih terbuka, akhirnya mendapat sambutan baik dari pasar. Betamax mulai megap-megap menghadapi sepak terjang penantangnya ini. Pada 1988, Sony mengakui keunggulan kaset video VHS.

Halaman
12
Editor: Kholish Chered
Sumber: Tribun Jogja
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved