Breaking News:

Sadis, Pawang Tangkap 52 Ekor Buaya Lalu Dikuliti Hidup-hidup

Mereka pun menginginkan buaya di sekitar perairan Sungai Bengalon dan Sungai Lembak yang kerap memangsa warga ditangkap.

Penulis: Margaret Sarita | Editor: Trinilo Umardini
TRIBUN KALTIM/MARGARET SARITA
Warga menyaksikan beberapa orang pawang menguliti buaya yang berhasil mereka tangkap di kawasan Bengalon, Kutai Timur. 

TRIBUNKALTIM.CO, SANGATTA - Kekesalan warga Desa Sepaso Timur, Kecamatan Bengalon, Kutai Timur terhadap buaya sudah memuncak.

Mereka pun menginginkan buaya di sekitar perairan Sungai Bengalon dan Sungai Lembak yang kerap memangsa warga ditangkap. Alhasil, empat pria yang bisa disebut pawang buaya didatangkan warga dari Tanjung Redep, Kabupaten Bulungan.

Selasa (10/11/2015), keempat warga Tanjung Selor tersebut memenuhi panggilan warga. Mereka adalah BS, sang pawang buaya berpengalaman bersama MT, SY, dan IS, anak buah yang masih keluarga BS.

Perburuan langsung dilakukan di sekitar Sungai Lembak yang diduga sebagai sarang buaya. Selama dua hari, hingga Rabu (11/11/2015), keempatnya berhasil menangkap sekitar 52 ekor buaya, baik buaya dewasa maupun anakan.

BACA JUGA:

Subhanallah, Hewan Aneh Kepala Buaya Dengan Tubuh Kerbau

Korban Serangan Buaya Ditemukan 500 Meter dari Lokasi Hilang

Buaya Monster Ini Intai Mangsa, Gigit, dan Seret Korban ke Sungai

(TRIBUN KALTIM/MARGARET SARITA) - Buaya anakan yang sudah mati bersama karung berisi kulit buaya di mobil pikap milik tersangka BS.

Sayangnya, aksi perburuan buaya yang mendapat dukungan warga tersebut menjadi sebuah kegegeran tersendiri. Dari 52 ekor buaya yang ditangkap, satu ekor mati dan dibiarkan di tepi sungai, sedangkan 11 ekor lainnya langsung dikuliti sambil menjadi tontonan warga.

Aksi menguliti belasan buaya yang salah satunya memiliki panjang sekitar 4 meter itu tersebar melalui media sosial hingga diketahui warga Sangatta.

Halaman
123
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved