Nilai Tukar Rupiah

DPR Sambut Postif Perdagangan Bilateral Tiongkok-Indonesia Gunakan Yuan

Meski begitu, dia melihat masih banyak pertimbangan yang harus diperjelas jika ingin mematenkan yuan renminbi sebagai alat tukar.

DPR Sambut Postif Perdagangan Bilateral Tiongkok-Indonesia Gunakan Yuan
Zhang Chunlei/Xinhua Press/Corbis
Ilustrasi yuan. 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Terkait kesepakatan antara Indonesia dengan Republik Rakyat Tiongkok (China) untuk menggunakan mata uang yuan dan rupiah dalam perdagangan dua negara, anggota Komisi XI DPR RI, Donny Imam Priambodo memberi tanggapan positif.

Meski begitu, dia melihat masih banyak pertimbangan yang harus diperjelas jika ingin mematenkan yuan renminbi sebagai alat tukar dalam transaksi internasional.

“Jika sifatnya hanya hubungan perdagangan dua negara (bilateral – red) itu sah-sah saja, akan tetapi hal ini tidak bisa digunakan serta diterapkan kepada negara lain,” ujarnya saat dijumpai di ruang komisi IX DPR, Komplek Senayan, Senin (16/11/2015).

Menurut Donny, peredaran dan pertukaran mata uang internasional masih didominasi US Dolar, yang mencatat angka 60%.

Sedangkan 40% transaksi lain sebagian besar menggunakan mata uang yang masuk dalam Special Drawing Right (SDR) yaitu Yen, Euro, dan Poundsterling.

Baca: Seminggu, Tiongkok Tiga Kali Devaluasi Yuan

Donny mengakui, posisi Tiongkok dalam percaturan ekonomi global saat ini tak bisa dipandang sebelah mata.

Negara ini memiliki cadangan devisa cukup besar, dan hubungan dagangnya dengan negara-negara di dunia juga sangat luas.

Kebijakan ini bisa dilakukan berdasar kesepakatan Bilateral Currency Swap Arrangement/ BCSA (rencana alat tukar bilateralred), yang sudah ditandatangani sejak 1 Oktober 2013, dan bisa diperpanjang per tiga tahun.

Sebagai informasi, kesepakatan itu tak hanya mengatur penggunaan mata uang yuan dalam perdagangan bilateral Indonesia – Tiongkok, tapi juga memungkinkan penggunaan rupiah untuk transaksi yang dilakukan di negeri tirai bambu itu.

Halaman
12
Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved