Opini

Pemilih Cerdas Ciptakan Pemimpin Entrepreneur

Dengungan KPU ”Pemilih Cerdas Memilih Pemimpin yang Berkualitas” tidak lain mengundang kita untuk memilihpemimpin yang mampu melindungi hak-hak semua.

Pemilih Cerdas Ciptakan Pemimpin Entrepreneur
warta kota/henry lopulalan
Ilustrasi. Lya Hullryytus sedang mempresentasikan aplikasi untuk kaum perempuan dalam menghadapi Pilkada serentak yang jatuh pada tanggal 9 Desember akan datang di Gedung Komisi Pemilihan umum (KPU), Jalan Imam Bonjol, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (10/11/2015). KPU meluncurkan aplikasi pilkada dari pemenang setelah dari 42 tim dengan 42 aplikasi mengikuti lomba Pilkada Serentak Apps Challenge. 

Oleh : Anto Pasarawan S.Sos

BEBERAPA hari terakir ini, para pasangan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah berlomba-lomba melakukan sosialisasi ke semua elemen masyarakat. Ada yang melakukan kunjungan ke rumah warga maupun ke tempat umum. Agenda yang dibicarakan berkaitan dengan Pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak 2015, juga ada dialog kepentingan antara para elite politik dan kepentingan pemuka agama maupun kepentingan lainnya yang sudah barang tentu untuk pemenangan pasangan calon tertentu.

Demikianpun hak-hak lainnya sebagaimana yang diatur oleh UUD1945. Sementara dari sang elite politik, kepentingan yang mau didapatkan daripara konstituen minoritas adalah dukungan suara untuk memenangkan Pilkada 2015. Kedekatan seseorang dengan keputusan politik dan kekuasaan politik dapat dibandingkan dengan kedekatan seorang nasabah terhadap bank untuk mendapatkan kredit. Dalam kedua keadaan tersebut yang diperlukan adalah kesanggupan untuk mendapatkan akses dan kemampuan menciptakan kepercayaan.

Demikian pun persaingan antara elite politik berlaku menurut kompetitif, yang didasarkan pada kreativitas, tanggung jawab serta kemahiran memberikanrespon cepat. Dengungan KPU ”Pemilih Cerdas Memilih Pemimpin yang Berkualitas” tidak lain mengundang kita untuk memilihpemimpin yang mampu melindungi hak-hak semua warga negaranya termasuk hak kaum minoritas.

Dengan kata lain sebagai konsumen politik yang cerdas perlu memilih pemimpin politik yang punya tingkat toleransi terhadap berbagai pendapat yangberbeda, kemampuan untuk mengambil beberapa keputusan politik setelah meninjau semua pendapat yang ada (seperti keputusan untuk membeli beberapa produk setelah melihat segala sesuatu yang ditawarkan), dan suatu budaya politik yangdidasarkan pada pengendalian diri (yang dapat dibandingkan dengan sikap hemat dan sikap asketis seorang kapitalis sejati).

BACA JUGA: Gubernur Ini akan Antar Putri Kesayangannya Daftar ke KPU Ikut Pilkada

Syarat-syarat tersebut dibutuhkan karena para elite politik bertugas untuk menerjemahkan pluralisme sosial menjadi persaingan untuk memperebutkan posisi dan pengaruh, yang berlangsung secara tajam melalui kompetisi dan tawar-menawar (bargaining), tetapi tanpa menggunakan kekerasan (seperti halnya orang tidak dapat dipaksa untuk membeli atau menjual sesuatu di pasar).

Pilkada serentak kali ini, merupakan peluang untuk membuat perubahan agar demokrasi menjadi lebih baik. Namun tak berguna mengharapkan pemilih cerdas bila yang dipilih tidak cerdas. Pahamilah dan kenali pasngan calon yang akan dipilih berdasarkan pertimbangan yang matang, bukan berdasarkan hati nurani, atau karena berdasarkan jasa serta imbalan.
Dalam memilih, sebaiknya harus mengetahui apa yang manjadi dasar atas visi, misi, dan program yang jelas. Karena itulah yang nantinya akan menjadi pemimpin dan menentukan masa depan pemerintahan ke depan.

BACA JUGA: Tak Disetujui Orangtua, Mahyunadi Batal Berlaga di Pilkada Kutim

Orang yang akan mewakili masyarakat, aspiratif, peduli terhadap rakyat, serta melaksanakan tugas dan tanggung jawab sesuai perintah undang-undang dalam rangka mewujudkanNKRI yang berkeadilan sosial, sesuai Pancasila & UUD '45. Selain itu juga, memiliki program menindaklanjuti rancangan UU Pedesaan dalam mewujudkan keadilan pembangunan, serta memiliki jiwa entrepreneur.

Halaman
12
Editor: Amalia Husnul Arofiati
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved