Otomotif

Ketimbang Starter Elektrik, Gunakan Engkol saat Hidupkan Motor Pagi Hari, Ini Penjelasannya

Hadirnya starter elektrik benar-benar mengubah kebiasaan orang jadi malas mengengkol.

Ketimbang Starter Elektrik, Gunakan Engkol saat Hidupkan Motor Pagi Hari, Ini Penjelasannya
motorcycle
Ilustrasi - Starter elektrik pada sepeda motor, gunakan lebih bijak. 

TRIBUNKALTIM.CO, JAKARTA - Hadirnya starter elektrik benar-benar mengubah kebiasaan orang jadi malas mengengkol. Sekali pencet, sepeda motor langsung menyala tanpa harus membakar kalori.

Tapi tahukah Anda, menyalakan sepeda motor—terutama pagi hari—menggunakan starter elektrik berpotensi bikin aki cepat soak?

Kenyataan itulah yang kini sering dihadapi pengguna sepeda motor, terutama pemakai skutik. ”Posisi mesin ada di kiri belakang, sedangkan untuk menyalakannya, orang biasa memegang (handel) gas. Jarak yang jauh antara starter engkol dan setang ini membuat orang malas,” kata Muhammad Robiansyah, mekanik AHASS Bintang Motor Buaran, Jakarta Timur, Senin (16/11/2015).

Menurut Robi, kebiasaan malas ini ternyata menjadi faktor terbesar aki cepat soak. Tidak cuma untuk pengguna skutik, tetapi juga jenis sepeda motor lainnya. Untuk sepeda motor injeksi, biasanya ada tanda kedipan lampu malfungsi (Malfunction Indicator Lamp/ MIL). Tiap merek beda kedipan.

Baca: Wow, Mobil Transformer Dijual Rp 32 Miliar

Tegangan
Apa hubungan starter elektrik dengan aki soak? Robi mengatakan bahwa tegangan awal baterai atau aki adalah 12,35 volt. Jika pagi digunakan untuk starter elektrik, tegangan drop sampai 9 volt, lalu mengambil listrik cadangan pengisian. Usaha untuk menyalakan mesin cukup berat buat aki.

”Beda kalau diengkol. Mesin menyala, lalu dipakai. Lalu menyalakan kembali, tegangan tidak turun drastis dan menguras cadangan pengisian karena hanya butuh 10,5 hingga 11 volt. Kalau rutin dilakukan, sudah pasti aki lebih awet," kata Robi.

Baca: Saran untuk Biker, Jangan Sembarangan Beli Jas Hujan!

Saat aki sudah drop, sepeda motor injeksi sebenarnya masih bisa dinyalakan dengan mengengkol. Namun, sangat disarankan segera ganti aki, karena kinerja injektor tanpa sokongan listrik dari aku akan membuat kumparan generator bekerja lebih berat dan berpotensi panas/ rusak.

Usia aki normal adalah dua hingga tiga tahun. Tapi dengan kebiasaan yang salah, apalagi setiap pagi menggunakan starter elektrik, aki bisa soak hanya dalam waktu tak sampai setahun, atau maksimal 1,5 tahun. (Donny Apriliananda)

***

  Follow  @tribunkaltim Tonton Video Youtube TribunKaltim



Editor: Trinilo Umardini
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved