Pilkada Nunukan
Peminat Membludak, KPU Batasi Tenaga Pelipat Surat Suara
Terbatas tempatnya. Memang selagi itu aman, ada Polisi yang melihat. Diawasi kawan-kawan Panwas tidak masalah.
Laporan Wartawan Tribun Kaltim, Niko Ruru
TRIBUNKALTIM.CO, NUNUKAN - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Nunukan harus mengambil langkah membatasi jumlah tenaga pelipat surat suara, menyusul membludaknya warga yang berminat.
Kepala Sub Bagian Umum KPU Kabupaten Nunukan Zulkarnaen mengatakan, KPU Kabupaten Nunukan harus mengutamakan tenaga pelipat surat suara yang sudah bertugas sejak sehari sebelumnya pada Senin (23/11/2015).
''Terbatas tempatnya. Memang selagi itu aman, ada Polisi yang melihat. Diawasi kawan-kawan Panwas tidak masalah. Tetapi kalau melipat di luar, nanti kena hujan atau rusak? Itu yang tidak boleh. Jadi masalah nanti,” katanya, Selasa (24/11/2015).
Sementara, kata dia, dengan kapasitas yang terbatas harus dipastikan pula ruangan untuk melipat surat suara mesti steril dan jauh dari gangguan. (baca juga: Dapat Tambahan 3 Bus SIM Keliling, Warga Tak Perlu Lagi Jauh-jauh ke Polres )
“Itu menjadi syarat utama untuk melakukan pelipatan. Sehingga untuk tenaga pelipat terutama pelajar SMK yang datang belakangan, terpaksa tidak diperbolehkan ikut serta,” katanya.
Dari pantauan TRIBUNKALTIM.CO, puluhan pelajar terpaksa berdiri di luar Kantor KPU Kabupaten Nunukan, Jalan Radio, Kecamatan Nunukan karena sudah tidak diizinkan masuk ke ruangan pelipatan surat suara. (baca juga: Asyik, Sentul Juga Bidik Formula One Bila MotoGP Sukses )
''Iya tidak boleh kami masuk. Tidak cukup tempatnya. Ini banyak teman-teman kami yang tidak bisa masuk. Padahal kami terdaftar kemarin,'' katanya. (*)
***
Follow @tribunkaltim Tonton Video Youtube TribunKaltim
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/kaltim/foto/bank/originals/pemilukada_pelipat-surat-suara_20151124_164618.jpg)
