Restoran Halal

Saya Kaget Kok Tiba-tiba Muncul Bumbu Mengandung Babi, Ada Apa, MUI Pusat dan Lokal Beda Pendapat?

“Restoran Solaria sudah memiliki sertifikat Halal dari MUI Pusat sejak 2013. Saya ini kaget, kok tiba-tiba muncul dugaan ada bumbu menganduung babi."

Saya Kaget Kok Tiba-tiba Muncul Bumbu Mengandung Babi, Ada Apa, MUI Pusat dan Lokal Beda Pendapat?
TRIBUN KALTIM/FACHMI RACHMAN
Pengunjung keluar dari Restoran Solaria di di satu mal di Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa (24/11/2015). Majelis Ulama Indonesia Balikpapan dan tim gabungan menemukan dua bumbu masak restoran ini positif mengandung unsur non-halal, yakni kandungan daging babi. (TRIBUN KALTIM/FACHMI RACHMAN) 

Laporan Wartawan TribunKaltim.co, Priyo Suwarno/Rafanto/Anjas Pratama

TRIBUNKALTIM.CO - Restoran Solaria menyediakan makanan halal, tidak betul mengandung babi. Hal ini disampaikan Direktur Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) Dr Ir Lukmanul Hakim.

Sikap ini berbeda dengan MUI Balikpapan, yang bersama tim gabungan, menemukan positif zat haram, yakni kandungan daging babi pada dua bumbu masak Restoran Solaria Balikpapan.

“Restoran Solaria sudah memiliki sertifikat Halal dari MUI Pusat sejak 2013 lalu. Jadi, saya ini kaget, kok tiba-tiba muncul dugaan ada bumbu mengandung babi,” kata Lukmanul Hakim menjawab TribunKaltim.co, Rabu (25/11/2015).

“Restoran Solaria sudah memiliki sertifikat Halal dari MUI Pusat sejak 2013, jadi saya ini kaget.”

Dr Ir Lukmanul Hakim, Direktur LPPOM MUI

"Sebenarnya kami juga sudah melakukan pengujian ini di dua kali. Hasilnya, dua-duanya mengandung unsur babi."

Yosmianto, Kepala DPKP Balikpapan


BACA JUGA BERITA TERKAIT:

Halaman
1234
Penulis: Anjas Pratama
Editor: Domu D.Ambarita
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved